Ketum PBNU Gus Kikin Bakal Istikharah Tentukan Pengurus Baru

CNN Indonesia
Sabtu, 05 Sep 2026 05:00 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026-2031 Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin menargetkan susunan kepengurusan di bawah kepemimpinannya segera terbentuk. (ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIF)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026-2031 Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin menargetkan susunan kepengurusan di bawah kepemimpinannya segera terbentuk.

Dalam menentukan jajaran kepengurusan, Gus Kikin mengatakan akan tetap berpegang pada salah satu tradisi NU, yakni istikharah.

"Tradisi NU itu adalah istikharah. Jadi itu yang kita lakukan supaya kita mendapatkan petunjuk siapa-siapa yang cocok, siapa-siapa yang ke depan lagi memberikan manfaat masyarakat dan itu tradisi yang kita pegang di NU, agar semua mendapat ridha dari Allah SWT," kata Gus Kikin mengutip keterangan dalam situs resmi NU, Jumat (4/9).

Gus Kikin menyampaikan penyusunan kepengurusan menjadi pekerjaan penting agar PBNU dapat segera bergerak menjalankan program dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengatakan aktivitas organisasi belum dapat berjalan optimal sebelum formatur kepengurusan terbentuk.

"Supaya segera bisa kita beraktivitas, segera kita bisa berkhidmah kepada masyarakat untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Pada Jumat (4/9) hari ini, Gus Kikin melakukan kunjungan perdana sebagai Ketua Umum ke Kantor PBNU, Jakarta Pusat.

Gus Kikin mengatakan kehadirannya ke kantor PBNU untuk bersilaturahmi dengan staf dan karyawan yang bekerja di lingkungan PBNU. Dalam kunjungan itu, ia juga meninjau ruang kerja yang nantinya digunakan sebagai ruang Ketum PBNU.

Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU pada 27 hingga 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Ia terpilih sebagai Ketum PBNU, sedangkan Miftahul Achyar menjadi Rais Aam untuk masa khidmah yang sama.

Gus Kikin dipilih lewat Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) setelah sebelumnya mendapat restu tertulis Rais Aam terpilih dan meraih suara tertinggi dari muktamirin, yakni 472 suara, mengungguli empat kandidat lain dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU.

(mnf/fra)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Arah Baru PBNU di Era Gus Kikin

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK