4 Gunung Meletus Hari Ini: Ili Lewotolok, Ibu, Anak Krakatau, Semeru

CNN Indonesia
Rabu, 09 Sep 2026 05:38 WIB
Empat gunung berapi dilaporkan erupsi dalam waktu berdekatan pada hari ini, Rabu (9/9), mulai dini hari. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Jakarta, CNN Indonesia --

Empat gunung berapi dilaporkan erupsi dalam waktu berdekatan pada hari ini, Rabu (9/9), mulai dini hari.

Berdasarkan laporan MAGMA Indonesia, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, erupsi sekitar pukul 00.15 WIB dan 05.11 WIB.

"Visual letusan tidak teramati. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung," bunyi laporan MAGMA Indonesia.

Selain itu, Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, juga kembali meletus setelah sejak akhir pekan lalu juga mengalami erupsi.

MAGMA Indonesia menuturkan Anak Krakatau kembali erupsi sekitar pukul 00.47 WIB.

"Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 51 mm dan durasi 28 detik," bunyi laporan MAGMA Indonesia lagi.

Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), juga meletus dua kali yang pertama sekitar pukul 05.03 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 41 detik."

Letusan kedua terjadi sekitar pukul 05.56 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 600 m di atas puncak (± 2023 m di atas permukaan laut).

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 44 detik."

Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, juga meletus sekitar pukul 05.27 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m di atas puncak (± 1725 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 35 detik.

Gunung Ibu memang telah berada pada Level II (Waspada) dan aktif juga sempat mengalami beberapa kali erupsi beruntun.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK