DPR Akan Panggil Menteri Imipas dan Kalapas soal Lapas Mewah Cibinong

CNN Indonesia
Kamis, 24 Sep 2026 14:24 WIB
Komisi XIII DPR akan memanggil pemerintah melalui Kementerian Imipas terkait temuan Ombudsman soal keberadaan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Tangkapan layar youtube Lapas Kelas IIA Cibinong)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi XIII DPR akan memanggil pemerintah melalui Kementerian Imipas terkait temuan Ombudsman soal keberadaan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketua Komisi XIII DPR, Willy Aditya menyebut temuan Ombudsman menunjukkan urgensi untuk segera mengavaluasi sistem pemasyarakatan.

"Komisi XIII akan segera panggil pejabat terkait untuk tahu kejelasan masalah, dan mencari langkah perbaikan segera yang diperlukan," kata Willy saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).

Willy mengatakan pihaknya akan memanggil seluruh pejabat terkait dalam kasus tersebut. Mulai dari Menteri Imipas, Dirjen Pemasyarakatan, hingga Kepala Lapas Cibinong.

Dia menilai penyimpangan di lapas seperti keberadaan fasilitas mewah yang demikian akan terus muncul jika tidak ada perbaikan komprehensif yang dimulai.

"Ada fasilitas mewah ini kan karena ada supply dan demand. Warga binaan yang merasa elit secara ekonomi sebagai demand. Mungkin karena pelayanan dan fasilitas papas tidak manusiawi. Lalu bertemu dengan adanya supply. Ya terjadi seperti ini," katanya.

Politikus Partai NasDem itu menilai evaluasi sistem pengelolaan lembaga pemasyarakatan sangat terbuka dengan sistem pidana baru yang berlaku 2023.

"Kita sudah mengenal pidana sosial, ini yang perlu kita seriusi agar penyimpangan-penyimpangan di dalam lapas tidak terus terjadi," ungkapnya.

"Dalam waktu dekat di masa sidang, komisi XIII akan rapat dengan memanggil para pihak terlibat," imbuhnya.

Ombudsman RI menemukan kawasan bangunan mewah dekat rumah dinas Kepala Lapas Kelas IIA. Rumah mewah dengan fasilitas lengkap ini diduga dihuni warga binaan.

"Di dekat rumah itulah berdiri beberapa rumah petak kayak vila mini, fasilitas lengkap dan juga dihuni warga binaan. Kami wawancara langsung," kata Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati dilansir detikJabar, pada Rabu (23/9).

Bangunan mewah tersebut juga rencananya akan dibangun pusat kebugaran hingga mini golf.

"Lagi dibangun fasilitas gym, dan ada rencana pembangunan shelter untuk golf mini. Kita tanya petugasnya ya," ucapnya.

(thr/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK