Daftar Kegiatan yang Akan Meriahkan Hari Bhakti Postel Besok
Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Postel) ke-81 tahun 2026 akan digelar Minggu (27/9) besok.
Kegiatan akan dipusatkan di Kantor Pusat PT Pos Indonesia di Kota Bandung, Jawa Barat.
Peringatan ini akan diisi dengan beragam acara seperti pemberian tali asih untuk veteran pos dan telekomunikasi hingga pemberian penghargaan pada industri dan asosiasi telekomunikasi.
Selain itu, peringatan juga diisi dengan aksi donor darah yang digelar di Telkomsel Smart Office, Jakarta Selatan. Kegiatan sudah mulai digelar pada Selasa (22/9).
Aksi sosial ini menargetkan setidaknya 300 pendonor mewujudkan kontribusi nyata dunia telekomunikasi mendukung stok darah di DKI Jakarta
Ketum Aspimtel/Ketum Hari Bakti Postel ke-81, Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan, rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel 2026 dibuka oleh gelaran konferensi DTI-CX pada Agustus lalu.
Ajang tersebut dihadiri oleh komunitas ICT global, para pelaku industri dari dalam negeri hingga Asia Tenggara, juga mitra teknologi dari negara-negara lain.
"Mereka ikut memberikan masukan baik teknologi baru, kebijakan, regulasi, dan sebagainya. Jadi acara ini kita susun sedemikian lengkap. Tidak semata-mata kegiatan-kegiatan yang sifatnya kegiatan fisik, tapi juga bagian dari masukan kepada regulator terkait dengan apa itu tata kelola industri telekomunikasi di Indonesia," kata Thedorous.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengembang Infrastruktur dan Menara Telekomunikasi (Sekjen Aspimtel), Indra Gunawan mengatakan peringatan Hari Bhakti Postel 2026 terdiri dari sejumlah agenda.
Selain konferensi DTI-CX 2026 dan aksi donor darah, digelar pula lomba e-sport Mobile Legend. Menurut Indra, hal itu bertujuan merangkul generasi muda.
"Salah satu acara yang baru kita lakukan adalah lomba e-sport Mobile Legends. Kita berharap bahwa dengan kegiatan Hari Bhakti Postel tidak hanya menyasar orang yang sudah mature, kita juga ingin bisa merangkul generasi muda yang suka e-sport," tuturnya.
Rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel 2026 ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas di kalangan pelaku industri telekomunikasi, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Latar belakang
Tanggal 27 September diperingati sebagai Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi karena pada tanggal itu di tahun 1945 Angkatan Muda PTT (Post, Telegraph dan Telephone) mengambil alih Jawatan PPT dari militer Jepang di Kota Bandung.
Pengambilalihan dilakukan karena saat itu sudah lebih dari sebulan kemerdekaan Indonesia, jawatan PTT belum juga diserahkan Jepang ke Indonesia. Padahal peran pos, telekomunikasi dan telegraph saat penting saat itu.
Kantor Pusat PT Pos Indonesia di Bandung inilah yang direbut Angkatan Muda PTT saat itu sekaligus jadi saksi bisu sejarah perjuangan bangsa.
Kementerian Komunikasi Digital menyatakan Hari Bhakti Postel tahun ini mengangkat tema T3 yakni 'Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga'.
"Peringatan Hari Bhakti Postel tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan insan pos dan telekomunikasi, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat perkembangan sektor komunikasi Indonesia yang terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi," demikian keterangan tertulis Komdigi.
Unsur 'Terhubung' merujuk pada upaya memperkokoh konektivitas sekaligus mempererat relasi antarpemangku kepentingan di sektor pos, telekomunikasi, dan penyiaran. Relasi yang terjalin ini diharapkan mampu melahirkan interaksi sosial yang lebih sehat dan meningkatkan kontribusi bagi negara.
Sementara 'Tumbuh' menggambarkan semangat untuk senantiasa berkembang dan melahirkan inovasi baru. Semangat ini juga diarahkan agar sektor komunikasi dapat memberi sumbangsih nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Unsur 'Terjaga' menitikberatkan pada upaya merawat keberlangsungan ekosistem digital dalam jangka panjang. Aspek yang perlu dirawat meliputi kesehatan, mutu kehidupan, hingga hubungan antarsesama manusia di era digital.
Ketiga unsur dalam tema T3 tersebut pada dasarnya membentuk satu kesatuan yang tak terpisahkan. Konektivitas yang dibangun diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan, sekaligus menjamin keberlangsungan ekosistem komunikasi di Tanah Air.
(agt)