Poin-Poin Rapat Dirjen PAS-Kalapas Cibinong Nonaktif dengan DPR

CNN Indonesia
Selasa, 29 Sep 2026 08:42 WIB
Komisi XIII DPR menggelar rapat dengan Dirjen Pemasyarakatan terkait temuan fasilitas mewah di Lapas Cibinong. Lima pejabat dinonaktifkan untuk investigasi.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas Mashudi (kiri) didampingi Direktur Pengamanan dan Intelijen Tatan Dirsan Atmaja (kanan) menyampaikan paparan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Perintah Kalapas usai Sidak Ombudsman

Kalapas nonaktif Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mengakui memerintahkan anak buahnya memindahkan barang-barang di rumah dinas usai sidak dilakukan Ombudsman RI.

Hal itu diutarakannya saat dicecar anggota dewan dalam rapat itu. Mulanya, anggota Komisi XIII Yanuar Arif Wibowo mempertanyakan perihal barang-barang di rumah dinas yang semula ada saat sidak ombudsman, tiba-tiba hilang saat didatangi Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto pada Jumat (25/9).

"Yang kemarin begitu viral hasil temuan dari Ombudsman, yang 2 hari kemudian apa yang nampak dalam video itu, itu hilang dalam sekejap. Dan saya lihat Pak Menteri bingung, kok ini berbeda," kata Yanuar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia meminta Wisnu yang hadir dalam rapat untuk menjawab pertanyaan tersebut. Ia mengatakan barang-barang seperti sofa, AC dan beberapa barang lainnya hilang dari rumah dinas saat didatangi menteri.

"Itu yang memerintahkan memindahkan semua barang-barang temuan Ombudsman, hilangnya sofa, hilangnya AC, tidak adanya lagi foto yang ada di meja, dan seterusnya itu, siapa yang memerintahkan memindahkan itu, Pak Wisnu? Siapa, Pak? Bapak yang nyuruh?" tanya Yanuar.

Wisnu mengakui pemindahan barang-barang dari rumah dinas merupakan perintahnya.

"Siap. Mohon izin, bapak. Yang memerintahkan adalah saya, bapak," kata Wisnu.

Yanuar juga mempertanyakan apakah ada CCTV di rumah dinas tersebut.

"Ini barang gede, Pak. Pertanyaan sedikit saya, Pak. Di area situ ada CCTV enggak, Pak?" tanya Yanuar.

Wisnu menjawab tidak ada CCTV di area rumah dinas pejabat. Ia menyatakan CCTV hanya dipasang di blok-blok lapas.

Yanuar lalu mencecar Wisnu alasan tidak memasang CCTV di area rumah dinas.

"Kenapa tidak ada? Anda 3 tahun loh di sana. Menurut Anda penting enggak ada CCTV di situ untuk pengamanan?" tanya Yanuar.

Kalapas gelagapan soal Jimmy Masrin

Berdasarkan pantauan, Wisnu selaku Kalapas Cibinong juga gelagapan saat dicecar Wakil Rakyat soal temuan bingkai foto narapidana Jimmy Masrin saat sidak Ombudsman di hunian mewah Lapas tersebut pada 23 September.

Anggota Komisi XIII DPR, Yanuar Arif Wibowo dalam rapat mempertanyakan keberadaan bingkai foto yang terpajang rapih di rak atau meja dalam hunian tersebut saat sidak Ombudsman. Belakangan, bingkai foto dan semua barang dalam hunian yang ditemukan saat sidak Ombudsman itu 'hilang' ketika Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto melakukan inspeksi pada Jumat (25/9).

"Di sini ditulis ada yang mengaku punya sofa, punya ini, punya ini. Ya. Bagaimana cerita piguranya Jimmy Masrin itu bisa ada dalam ruang rumah dinas?" tanya Yanuar kepada Wisnu.

Wisnu tak langsung menjawab saat ditanya soal itu, dan justru menunjukkan gesture kebingungan sambil melihat berkas rapat yang ia bawa. Melihat respons Wisnu, Yanuar menimpali, "Kenapa lama sekali!?".

"Siap, Bapak. Mohon izin menjelaskan, Bapak. Atas nama tersebut masuk ke Lapas Cibinong," jawaban Wisnu itu langsung dipotong Yanuar.

"Bukan. Pigura tadi itu loh yang ada di Kasi Kamtib tadi sudah berapa lama?" potong Yanuar.

"Mohon izin menjelaskan, Bapak, bahwa pigura tersebut setelah kami tanya ke Kasi Kamtib, Bapak, bahwa pada hari Selasa tanggal 22, tim Kamtib melakukan razia ke blok hunian, Bapak. Lalu menemukan beberapa barang terlarang, Bapak," jawab Wisnu.

Namun, Yanuar kembali menunjukkan ketidakpuasan atas jawaban Wisnu. Dia mengingatkan agar Wisnu tak menyampaikan kebohongan untuk menutupi kebohongan lain.

"Jangan tutupi kebohongan dengan kebohongan. Ini rakyat lihat," timpal Yanuar.

"Siap bapak," respons Wisnu.

6 Poin kesimpulan rapat di DPR

Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya mengatakan rapat menghasilkan enam kesimpulan. Pertama, Komisi XIII bakal meninjau langsung temuan Ombudsman di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan perbedaan hasil temuan Ombudsman dengan klarifikasi yang disampaikan pihak Ditjenpas maupun pejabat Lapas Cibinong. Meski begitu, Willy belum mengungkap kapan kunjungan akan dilakukan.

Kedua, kata Willy, pihaknya bakal menggelar rapat dengan Itjen Kementerian Imipas untuk meminta hasil pemeriksaan dalam kasus tersebut. Ketiga, Komisi XIII mendorong pemeriksaan secara menyeluruh dan sanksi tegas kepada pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Serta penerapan sanksi secara tegas dan proporsional sesuai dengan tingkat pelanggaran dan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Willy.

Keempat, penyelesaian permasalahan di Lapas Kelas IIA harus merujuk Pasal 88 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Kelima, meminta Panja Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI segera merumuskan rekomendasi dasar perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola, pengawasan, dan sistem keamanan di Lapas.

"Keenam, Komisi XIII DPR mendesak pembongkaran bangunan yang berada di Lapas Kelas IIA Cibinong dan seluruh Lapas yang ada di Indonesia, serta penertiban aset dan fasilitas di lingkungan lembaga pemasyarakatan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan peruntukan," katanya.

(yoa/kid)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2