Pemprov DKI Saring 27 Kelurahan Menuju Top 10 Benyamin S. Award 2026

Pemprov DKI Jakarta | CNN Indonesia
Jumat, 02 Okt 2026 11:25 WIB
Tim Juri Benyamin S. Award 202 menilai langsung 27 kelurahan yang lolos verifikasi. (Foto: Tim Liputan CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Benyamin S. Award 2026 kini memasuki proses seleksi untuk menentukan kelurahan dengan program terbaik di Ibu Kota. Tim juri menilai langsung 27 kelurahan yang lolos verifikasi daring.

Kelurahan peserta tersebar di lima kota administrasi dan Kepulauan Seribu. Tim juri terdiri atas staf ahli gubernur dan sejumlah ahli dari organisasi perangkat daerah.

Sebagai informasi, nama penghargaan ini diambil dari sosok seniman legenda Betawi, Benjamin Sueb. Selain itu, Benyamin S. juga digunakan sebagai akronim dari empat pilar penilaian, yakni bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.  

Juri Benyamin S. Award 2026, Nirwono Joga, menjelaskan hal yang dicari tim juri pada dua kategori awal.

"Yang pertama potensi dari masing-masing kelurahan dalam hal memenuhi atau mewujudkan kelurahan yang bersih, artinya bebas sampah. Kedua adalah kelurahan yang nyaman, bagaimana upaya dari setiap kelurahan untuk membebaskan kelurahannya dari kawasan kumuh," ujarnya kepada CNN Indonesia, Jumat (2/10).

Pada kategori indah, juri menemukan potensi ruang terbuka hijau yang dapat dijadikan taman di tengah kepadatan kota. Penilaian lapangan juga memperlihatkan potensi lain di luar kategori utama.

Menurut Nirwono, seni budaya dan kuliner berpeluang menjadi destinasi wisata di tiga kelurahan. Nama ketiga kelurahan itu tidak disebutkan.

Para lurah pun menyiapkan presentasi keunggulan wilayahnya pada Benyamin Expo World 2026. Lurah Lagoa, Yuyun Wahyudi, menyebut kelurahannya menjagokan kategori bersih dan nyaman.

"Bersihnya di wilayah RW 6, RW 6 ini ada bank sampah, dan ada kegiatan rutin pemilahan sampah di wilayah warganya, sehingga kalau di RW 6 ini sampah itu jadi rezeki, jadi berkah," ucap dia

Lurah Utan Kayu Selatan, Ria Handayani, mengatakan persiapan melibatkan pengurus RT, RW, lembaga musyawarah kelurahan, dan unsur seni budaya. Ia optimistis kerja sama itu akan berbuah hasil yang baik.

Para lurah peserta meyakini ajang ini tidak hanya menonjolkan potensi wilayah, tetapi juga memupuk kebersamaan warga. Lurah Kebon Sirih, Henny Mahroiah, mengakui persiapan menghadapi ajang ini menuntut koordinasi yang tidak sederhana.

"Untuk persiapan kami, Kelurahan Kebon Sirih dalam mengikuti Benyamin Expo World ini, menurut saya tidak mudah, karena memang kita harus menyamakan persepsi antara pemerintah dan juga warga," katanya.

Tahap berikutnya adalah penetapan 10 kelurahan terbaik sebagai finalis. Para finalis akan mengikuti seleksi lanjutan berupa verifikasi langsung dan presentasi tatap muka.

Saat ini, data hasil penilaian masih dikurasi oleh tim juri. Kepala Bagian Kerja Sama Pihak Ketiga Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI Jakarta, Faisal, menjelaskan proses rekapitulasi yang sedang berjalan.

"Data tentu kami masih kurasi, tentu kami akan recap, dan hari ini sore biasanya kami dari tim pejuri tingkat provinsi, kita akan melakukan penilaian untuk memilih beberapa kelurahan yang akan masuk ke 10 besar," tutur dia.

Kelurahan yang terpilih masuk dalam 10 besar akan mewakili kota administrasi ke tingkat provinsi. Para finalis tersebut nantinya harus mengikuti seleksi lanjutan berupa verifikasi langsung serta presentasi tatap muka di hadapan dewan juri.

Seluruh rangkaian seleksi ini dijadwalkan selesai menjelang penghujung bulan. Pengumuman pemenang kelurahan terbaik untuk setiap pilar kategori akan dilaksanakan pada akhir Oktober 2026.

(rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK