Prabowo Gelar Rapat Bahas Penanganan Karhutla

CNN Indonesia
Senin, 12 Okt 2026 17:02 WIB
Ilustrasi. Prabowo gelar ratas bahas karhutla. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat dengan sejumlah jajaran menteri membahas kebakaran hutan dan lahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/10).

Menko Polkam Dudung Abdurachman menyampaikan sejumlah menteri hadir ke rapat ini baik secara langsung maupun daring. Mulai dari Panglima TNI, Kapolri, hingga Kementerian Kehutanan.

"Hari ini membahas tentang Karhutla. Karena beliau sangat serius sekali tentang penanganan Karhutla ini," kata Dudung di lokasi.

Dudung menyampaikan Prabowo menaruh perhatian penuh pada fenomena karhutla yang menimpa sejumlah wilayah di Indonesia ini. Ia mengatakan pemerintah akan mengupayakan yang terbaik dalam menangani persoalan ini, termasuk asap karhutla yang terdampak hingga ke negara tetangga.

"Ya memang dampaknya kan ke negara-negara tetangga, makanya beliau sangat concern sekali. Karena memang banyak lahan-lahan gambut sih ya yang sulit untuk dipadamkan," ucap dia.

Dalam rapat ini, Dudung juga mengatakan telah menyiapkan presentasi yang akan dipaparkan kepada Prabowo nanti.

"Apa yang sudah ditangani, berapa persentase yang sudah dilaksanakan. Kemudian langkah-langkah konkrit yang nanti akan kita lakukan, mana yang menjadi prioritas," ujarnya.

Karhutla melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satunya di Kalimanyan Barat yang menyebabkan 46 individu Orangutan Kalimantan (Pongo Pygmaeus) dievakuasi dan diselamatkan.

Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) serta Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Kalimantan Barat menyatakan puluhan individu Orangutan Kalimantan itu diselamatkan sejak Agustus hingga 9 Oktober 2026 selama siklus karhutla.

"Setidaknya sudah ada 46 orangutan yang diselamatkan dari habitat yang terbakar. Sementara penyediaan habitat aman menjadi tantangan lanjutan bagi upaya konservasi satwa dilindungi tersebut," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar) Murlan Dameria Pane di Pontianak, Minggu (11/10).

Dari jumlah itu, delapan individu yang telah dinyatakan sehat mulai ditranslokasikan pada 9 Oktober ke Hutan Lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang. Pemindahan itu menjadi tahap lanjutan setelah satwa dievakuasi dari habitat yang terbakar dan menjalani pemeriksaan kesehatan serta observasi.

Dampak karhutla juga dirasakan di Sumatra Selatan, tepatnya di wilayah Kab. Musi Rawas pada Senin pagi (12/10) yang masih diselimuti asap karhutla. Tebalnya kabut asap sejak 5 hari terakhir membuat aktivitas masyarakat khususnya para petani yang banyak bekerja di lapangan menjadi terganggu.

Pemandangan kabut asap masih cukup tebal seperti yang terpantau di kecamatan tugu mulyo pada senin pagi, dengan kualitas udara saat ini dirasakan masyarakat cukup tidak sehat hingga mengganggu aktivitas dan kesehatan, bahkan pemandangan bentang alam dari bukit barisan sumatera tak terlihat lagi lantaran tertutup kabut asap.

Selain membuat jarak pandang tidak jelas, kabut asap ini juga dapat mengganggu kesehatan pernapasan dan mata menjadi perih.

(mnf/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK