Batam Sempat Blackout, Pelayanan di Bandara Hang Nadim Terganggu
Wilayah Batam mengalami listrik mati total (blackout) sejak Senin (12/10) pagi. Akibatnya, sejumlah pelayanan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, terganggu.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi mengatakan, pelayanan yang terganggu mulai dari gate parkir, check in, lampu, AC, dan FIDS.
"Betul, terdampak kepada layanan di terminal penumpang," Kata Annang saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin.
Annang mengatakan, meski mendapat gangguan sistem layanan jaringan listrik ke Bandara, namun belum berdampak bagi penerbangan baik keberangkatan dari Bandara Hang Nadim Batam maupun kedatangan dari sejumlah daerah yang ada di Indonesia maupun Internasional.
"Kalau untuk dampak penerbangan sampai saat ini masih berjalan lancar, keberangkatan maupun kedatangan," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris PLN Batam Rudi Antono mengatakan PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap.
Hingga pukul 17.58 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dipulihkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke sebagian wilayah Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Batu Ampar, Nagoya dan Punggur.
"PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap," Kata Rudi dalam keterangan tertulisnya pada Senin.
Rudi mengatakan pemulihan secara bertahap dilakukan dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan serta fasilitas vital lainnya.
Saat ini, seluruh tim teknis PLN Batam terus bekerja maksimal untuk mempercepat penormalan sistem kelistrikan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keandalan pasokan listrik.
"Pemulihan kita berikan khusus pada objek vital seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan serta fasilitas lainnya," ujarnya.
Meski demikian, PLN Batam belum menyampaikan penyebab listrik mati total (black out) yang terdampak di wilayah Batam hingga Pulau Bintan.
PLN Batam hanya meminta maaf atau listrik mati total (black out) yang terjadi hingga berdampak bagi warga Batam hingga warga yang ada di Pulau Bintan.
Sehari setelah black out
Pada hari ini, Selasa (13/10), pasokan listrik di sejumlah wilayah Kota Batam mulai pulih setelah mengalami pemadaman hampir 16 jam. Namun, warga mengeluhkan pasokan air bersih yang masih mati.
Abidin, warga Batu Aji, mengatakan listrik di wilayah tempat tinggalnya mulai menyala sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, hingga saat itu, pasokan air bersih masih belum kembali normal.
"Di Batu Aji jam 6 lampu sudah nyala, air masih mati," kata Abidin dilansir detikSumut.
PLN Batam menyebutkan bahwa hingga pukul 17.58 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dipulihkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke sebagian wilayah.
"Wilayah tersebut meliputi Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Batu Ampar, Nagoya, dan Punggur," kata Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Rudi Antono, dalam keterangannya.
(arp/isn)