Curhat Warga Pulau Bintan Mati Listrik: Takut Elektronik Rusak

CNN Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026 08:16 WIB
Kondisi Listrik Padam di Perumahan Pinang Mas Tanjungpinang, warga menyalakan lilin dan lampu pelita agar terang dari gelap gulita akibat pemadaman listrik secara total.
Warga Pinang Mas, Tanjungpinang, mengeluh akibat pemadaman listrik. (CNN Indonesia/Arpandi)
Batam, CNN Indonesia --

Sejumlah warga di Pulau Bintan yang tinggal di perumahan Pinang Mas Jalan Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mengeluh karena pemadaman listrik masih terjadi Selasa (13/10) malam.

Warga setempat menggunakan lilin dan pelita sebagai alat penerangan di rumah mereka. Warga kembali mendapat pemadaman secara bergilir setelah adanya pemadaman secara total (Black Out) jaringan listrik Batam - Pulau Bintan yang terjadi sejak Senin (12/10).

"Sejak Senin pagi padam, sekarang padam lagi. Hidup hanya sebentar," kata Erni warga Pinang Mas Tanjungpinang, kepada CNNIndonesia.com, Selasa malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erni mengatakan, pemadaman yang masih berlangsung dirasakan sangat mengganggu aktivitas. Dia menyebut, listrik yang hanya menyala sebentar kemudian mati lagi dikhawatirkan bisa merusak barang elektronik di rumah.

Selain itu, dia juga takut terjadi korsleting listrik hingga mengakibatkan kebakaran rumah. Erni bercerita, kondisi pemadaman listrik secara total pernah terjadi 2006 lalu, sejumlah barang elektronik rusak karena mati-hidup listrik secara bergantian.

"Sangat-sangat terganggu, apalagi kalau barang elektronik, takutnya mati-hidup, jadi rusak," ucapnya.

Selain dia, Erlina warga setempat juga mengeluhkan pemadaman karena dia tidak bisa membuat kue untuk dijual ke warung-warung. Dia mengaku sudah tiga hari tidak bisa berjualan kue selama pemadaman listrik secara total yang berimbas kepada warga di Pulau Bintan.

"Tak bisa jualan, ini saya sudah hampir tiga hari lah tidak jualan kue," katanya.

Erlina menggantungkan penghasilannya menjual kue, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Membantu penghasilan suami yang bekerja sebagai buruh bangunan.

Selain itu, pemadaman membuat tidak adanya air bersih karena mesin pompa air tidak bisa berfungsi.

"Macam mana mau buat kue, semuanya air mau sedot pakai pompa tidak bisa. Air tidak ada, lampu mati, susah jadinya," ujarnya.

Mereka berharap agar listrik kembali normal seperti semula. Apabila terjadi gangguan ataupun kerusakan mereka berharap bisa segera diatasi.

(arp/isn)
placeholder