Cholil Nafis Sentil Balik Sahroni Usai Sebut MUI Tak Perlu Urus Konser

CNN Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026 17:42 WIB
Cholil Nafis sentil balik Sahroni soal MUI tak perlu urus konser. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) M Cholil Nafis kembali melayangkan kritik kepada Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Ia menyampaikan itu dalam merespons ucapan Sahroni yang menyoal agar MUI fokus saja mengurus sertifikasi halal ketimbang merembet ke persoalan konser.

Lewat akun X resminya, @cholilnafis menilai Sahroni belum paham esensi tugas dan fungsi MUI, termasuk landasan konstitusional atas sikap tegas MUI mendukung kemerdekaan Palestina.

Cholil menegaskan dukungan MUI terhadap kemerdekaan Palestina merupakan amanat Pembukaan UUD 1945.

"Ini banyak yang tak ngerti tentang tugas MUI. Ini soal peneguhan UUD 45 bahwa Indonesia anti Penjajahan dan berpihak pada kemerdekaan Palestina, maka semua yang mendukung penjajahan harus kita tolak. Apa Sahroni yang anggota DPR RI itu paham ini ya?" tulis Cholil Nafis.

Selain itu, Cholil Nafis juga meluruskan kekeliruan anggapan Sahroni terkait teknis penyelenggaraan sertifikasi halal.

Ia mengingatkan wewenang utama sertifikasi halal kini berada di tangan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal sesuai regulasi undang-undang, bukan di bawah MUI.

Ia juga menyentil Sahroni yang merupakan legislator tapi dinilai kurang paham kelembagaan ormas Islam di tanah air.

Cholil menyatakan MUI bukanlah lembaga pemerintah, melainkan wadah musyawarah ormas-ormas Islam yang mengemban misi dakwah serta amar makruf nahi mungkar.

Oleh karena itu, menyuarakan pandangan kebangsaan, isu kemanusiaan global, hingga dinamika sosial masyarakat seperti konser merupakan komitmen kebangsaan MUI.

MUI sebelumnya menolak konser Andrea Bocelli dan Israel Houghton di Indonesia karena kedua penyanyi itu dinilai terafiliasi dengan zionis Israel.

Sahroni pun lewat Instagramnya, menyentil MUI agar fokus mengurusi sertifikasi halal ketimbang merembet ke persoalan konser.

Ia meminta MUI berfokus menyelesaikan agenda internal organisasi, salah satunya masalah sertifikasi halal.

"MUI fokus pada kerja-kerja Sertifikat Halal. Jangan urusin konser-konser, banyak tugas di internal MUI yang perlu dikerjakan," tulis Sahroni dalam unggahannya.

Pada Agustus tahun lalu, Sahroni sempat dicopot dari posisinya usai rentetan pernyataannya yang viral terkait pedemo di DPR. Ia menyebut pandangan membubarkan DPR sebagai mental orang tolol.

(tim/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK