Pramono Apresiasi Peran Guru Perkuat Mutu SDM dan Pendidikan Jakarta

Pemprov DKI | CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 10:34 WIB
(Foto: Arsip Pemprov DKI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan pentingnya peran tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.

Hal itu disampaikan saat Pramono melantik 368 pejabat fungsional, dengan 282 di antaranya merupakan guru, di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Rabu (14/10).

Pelantikan yang mencakup 16 jenis jabatan fungsional pada 13 perangkat daerah tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas aparatur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk di bidang pendidikan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru, terutama guru fungsional yang baru dilantik hari ini. Karena Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.

Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk membuka peluang bagi keluarga kurang mampu untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi.

Untuk itu, para guru diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memastikan lingkungan sekolah aman dan terbebas dari kekerasan, perundungan, serta pelecehan seksual.

Pemprov DKI Jakarta menyatakan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pembenahan fasilitas sekolah dan perluasan akses bantuan pendidikan, antara lain dengan menghadirkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Sekolah Rakyat, serta penyiapan Beasiswa LPDP Jakarta.

Sementara, dari 19 gedung sekolah yang ditargetkan untuk direhabilitasi, sebanyak 18 gedung telah selesai dibangun, sedangkan satu lainnya masih dalam pengerjaan.

Selain menyoroti pendidikan, Gubernur Pramono mengingatkan seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik agar menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia mendorong agar setiap jabatan dimaknai sebagai tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan organisasi.

"Jabatan itu amanah dan sekaligus ujian. Kesempatan ini gunakanlah sebaik-baiknya. Saya berharap jabatan yang disandang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak dan organisasi," katanya.

Lebih lanjut, Gubernur DKI juga mengapresiasi capaian Pusat Penilaian Kompetensi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta yang memperoleh nilai akreditasi 95,06 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Nilai tersebut merupakan yang tertinggi di antara instansi peserta penilaian Batch II.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama dan penguatan manajemen aparatur dalam meningkatkan kualitas birokrasi. Ia berharap hasil penilaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas.

"Ini tidak mungkin kita dapatkan tanpa kerja keras, kebersamaan, manajemen yang lebih teratur, dan kontribusi seluruh ASN," ujar Pramono.

Ia mengingatkan, peningkatan kualitas aparatur juga diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan sumber daya manusia Jakarta. Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta telah mencapai 85,05 dan berada pada posisi tertinggi secara nasional.

Melalui penguatan kompetensi aparatur dan profesionalisme tenaga pendidik, Pemprov DKI Jakarta berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK