Bertambah Lagi, Petugas Karhutla Bromo Meninggal Jadi 5 Orang

frd | CNN Indonesia
Senin, 19 Okt 2026 17:58 WIB
Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali memakan korban jiwa. Foto: Arsip BPBD Jawa Timur
Surabaya, CNN Indonesia --

Anggota petugas gabungan yang meninggal dunia saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali bertambah menjadi lima orang.

Petugas yang meninggal itu bernama Munawi (44), salah seorang anggota Masyarakat Mitra Polisi Hutan (MMP). Korban mengembuskan napas terakhir setelah sempat berjuang melewati masa kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/10).

"Bapak Munawi, anggota Masyarakat Mitra Polhut yang turut mengambil bagian dalam upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru telah berpulang setelah menjalani perawatan intensif," kata Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, Senin (19/10).

Rudijanta menjelaskan Munawi merupakan salah satu dari 12 petugas dan relawan yang berupaya memadamkan karhutla di Resort Tengger Laut Pasir, Seksi PTN Wilayah L, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sejak Kamis (15/10).

Munawi ditemukan tak berdaya di tengah kepungan asap dan api. Ia dilarikan ke RSUD Dr Soetomo untuk mendapat perawatan akibat luka bakar yang dideritanya.

"Almarhum meninggal setelah dilakukan perawatan intensif pascapelaksanaan pemadaman kebakaran di Resort Tengger Laut Pasir, Seksi PTN Wilayah L, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo," tutur Rudijanta.

Rudijanta menyatakan kondisi ini menjadi pukulan telak bagi pihak TNBTS dan warga di Jawa Timur.

"Kepergian beliau menjadi kehilangan bagi keluarga, rekan-rekan, dan semua yang pernah berjalan bersama dalam upaya menjaga kawasan. Di balik setiap upaya pemadaman, ada orang-orang yang dengan kepedulian dan keberaniannya mengambil bagian dalam menghadapi risiko demi keselamatan bersama," ucapnya.

Atas pengorbanan besar tersebut, jajaran Balai Besar TNBTS memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum dan seluruh korban yang telah gugur sebelumnya.

"Terima kasih Bapak Munawi atas kepedulian dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga segala kebaikan almarhum menjadi amal yang terus mengalir. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," imbuhnya.

Sebelum ini, karhutla yang terjadi di kawasan Bromo atau TNBTS juga menelan korban jiwa. Sebanyak empat personel tim gabungan meninggal dunia dalam upaya pemadaman api di titik di Pusung Lingker-Probolinggo, Kamis (15/10).

Keempat korban jiwa itu ialah petugas Balai Besar TNBTS bernama Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanata, serta Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19) yang merupakan karyawan hotel di sekitar lokasi kejadian.

Selain korban meninggal, kebakaran tersebut juga mengakibatkan dua personel mengalami luka-luka. Yakni Munawi yang akhirnya meninggal dunia, dan Suraji selaku sekuriti di hotel sekitar lokasi karhutla. Suraji masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, akibat luka bakar.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur disebut menyiapkan bantuan bagi keluarga korban meninggal berupa uang santunan masing-masing senilai Rp10 juta.

(ryn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK