Asap Pekat Karhutla Kembali Selimuti Palembang Selasa Pagi

CNN Indonesia
Selasa, 20 Okt 2026 09:39 WIB
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (20/10/2026) pagi. (Foto: CNN Indonesia/Hanif Khairandi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (20/10) pagi.

Pekatnya kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang, namun juga mulai mengganggu kesehatan warga.

Pantauan CNN Indonesia di sejumlah titik, jarak pandang terbatas hanya beberapa meter. Sejumlah pengendara terpaksa menyalakan lampu kendaraan meski hari masih pagi.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan mengeluhkan dampak kabut asap. Mulai dari sesak napas hingga mata perih.

Salah satunya dirasakan Diah Gunderi, seorang pegawai negeri di Palembang. Ia mengaku kabut asap pagi ini jauh lebih tebal dibanding hari sebelumnya.

"Kabut kembali tebal dan pekat, sesak nafas dan mata perih," kata Diah kepada CNN Indonesia, Selasa.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 44 area terbakar di Sumatera Selatan. Kepala BNPB menyebut sebagian besar kebakaran diduga akibat aktivitas pembukaan lahan.

BNPB juga mencatat kualitas udara di Palembang sempat masuk kategori sangat tidak sehat dengan PM2.5 tembus 215,6 mikrogram per meter kubik pada Senin (19/10).

Warga berharap pemerintah segera melakukan langkah cepat untuk mengatasi karhutla agar kabut asap tidak semakin parah.

(hnf/wis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK