Kebakaran hebat melanda sembilan gudang di kawasan Pergudangan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (20/10) .
Kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada alat pendingin ruangan di salah satu gudang Momoyo. Api kemudian dengan cepat merembet ke sejumlah gudang lain yang berada berdekatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengerahkan 60 personel dan 16 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Petugas juga mendapat bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang dan TNI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah gudang yang terdampak di antaranya gudang Momoyo yang menyimpan bahan baku dan kardus, gudang penyimpanan paket Shopee, serta gudang dan tempat produksi sepatu milik PT Sepatu Anak Bangsa.
Menurut salah seorang pekerja, api pertama kali terlihat dari salah satu sudut gudang Momoyo yang berisi tumpukan kardus. Para pekerja sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), tetapi kobaran api telanjur membesar dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.
"Awalnya dari pojokan sana. Kami tidak tahu sumber apinya dari mana. Tahu-tahu api sudah lumayan besar. Kami berusaha membantu memadamkan, tetapi sudah tidak bisa karena apinya sudah besar," ujar Muji, salah seorang pekerja.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 13.55 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api telah membesar dan melalap sejumlah gudang.
"Berdasarkan pendataan sementara, tujuh gudang terbakar di satu area, sementara dua gudang lainnya terdampak di lokasi terpisah. Dengan demikian, total terdapat sembilan gudang yang terdampak kebakaran," ujar Andia.
Andia mengatakan petugas juga telah menemukan sumber air untuk mendukung proses pemadaman agar pasokan air tidak terputus selama penanganan kebakaran.
"Material yang mudah terbakar di dalam gudang membuat api cepat merambat ketika terjadi percikan atau dugaan korsleting listrik," tambahnya.
Kebakaran sempat memicu kepanikan di kalangan pekerja. Sejumlah pekerja berupaya menyelamatkan barang-barang milik perusahaan dari kobaran api.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Jatiuwung.