779 Hektare Hutan di Gunung Sumbing Hangus Terbakar, Api Belum Padam

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Okt 2026 00:01 WIB
Asap membubung dari lokasi kebakaran hutan di Gunung Sumbing wilayah Garung, Kalikajar, Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026). BPBD setempat menyatakan kebakaran hutan di Gunung Sumbing diketahui pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB d
Kebakaran hutan di Gunung Sumbing, Jawa Tengah, melanda 779,4 hektar. (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing yang berada di wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah, masih belum berhasil dipadamkan hingga Jumat (23/10).

Total area yang terdampak kebakaran tercatat mencapai 779,4 hektar dan berpotensi bertambah sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara Dimyati mengatakan, titik api yang masih aktif berada di petak 20-1 wilayah Temanggung dan petak 23 di Kabupaten Wonosobo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, kondisi cuaca kering dan angin kencang menjadi tantangan bagi petugas dalam mengendalikan kebakaran. Angin yang bertiup kuat membuat api cepat merambat sehingga proses pemadaman belum mampu mengimbangi luasnya penyebaran api.

"Kondisi angin yang bertiup kencang membuat pergerakan api berlangsung cepat, sehingga upaya pemadaman yang dilakukan petugas belum mampu mengimbangi penyebaran kebakaran," katanya.

Dari jenis vegetasi yang terdampak, kebakaran paling banyak melanda kawasan sabana dan hutan kemlandingan, yakni area yang ditumbuhi pohon kemlandingan gunung. Api juga mulai merambah sebagian hutan rimba campuran yang ditumbuhi berbagai jenis pohon, di antaranya bintamin, puspa, dan akasia.

Dimyati menyebut seluruh area yang terbakar merupakan kawasan hutan lindung. Bahkan, di sejumlah titik, api telah memasuki area tegakan rimba campuran yang ditumbuhi pepohonan berukuran besar.

Sementara itu, opsi pemadaman menggunakan metode pengeboman air dari udara atau water bombing yang sebelumnya didorong Kapolda belum direalisasikan hingga Jumat. Pelaksanaan metode tersebut masih menunggu keputusan dan persetujuan dari pihak berwenang.

Di tengah upaya penanganan kebakaran, petugas terus melakukan pemantauan untuk mengetahui perkembangan titik api dan kondisi terkini di kawasan Gunung Sumbing.

(antara/isn)
placeholder