Survei IPO: Elektablitas PSI 2,9 Persen

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Okt 2026 20:25 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengungkap dirinya telah resmi menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 14 Oktober 2025.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengungkap dirinya telah resmi menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 14 Oktober 2025. (Dok. Arsip PSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil survei lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) mendapati Partai Gerindra menempati posisi teratas disusul PDIP dalam elektabilitas partai politik untuk pemilihan anggota DPR RI jika pemilu digelar saat ini.

Di bawah Gerindra dan PDIP, enam lainnya adalah partai pemilik kursi di DPR saat ini yakni Golkar, PKB, Demokrat, PAN, PKS, dan NasDem.

Sementara itu partai yang kini diperkuat Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berada satu tingkat di bawah juru kunci partai parlemen tersebut. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil survei IPO yang dirilis akhir pekan ini, Gerindra yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum cum Dewan Pembina memperoleh elektabilitas 23,1 persen.

Partai itu disusul PDIP sebesar 11,6 persen, dan Golkar 10,7 persen. Kemudian lima partai parlemen lain elektablitasnya di bawah satu digit.

Mereka adalah PKB (6,1 persen), Demokrat (5,9 persen), PAN (5,8 persen), PKS (4,6 persen), dan NasDem (4,2 persen).

Sementara itu, PSI berada satu tingkat di bawah NasDem dengan elektabilitas 2,9 persen.

Dia disusul partai veteran yang gagal mendapat kursi di parlemen pada periode ini, PPP, dengan elektabilitas 1,6 persen.

Selanjutnya partai peserta Pemilu 2024 yang gagal dapat kursi di DPR yakni Partai Gerakan Rakyat (0,9 persen), Gelora (0,8 persen), dan Hanura (0,2 persen).

Kemudian sisanya--yang juga peserta Pemilu 2024--Partai Perindo, Partai Ummat, Partai Buruh, PKN, dan Partai Garuda--memiliki elektabilitas 0,0 persen.

Berikut hasil elektabilitas partai politik dalam survei IPO:

1. Partai Gerindra 23,1 persen

2. PDI Perjuangan 11,6 persen

3. Partai Golkar 10,7 persen

4. PKB 6,1 persen

5. Partai Demokrat 5,9 persen

6. PAN 5,8 persen

7. PKS 4,6 persen

8. Partai NasDem 4,2 persen

9. PSI 2,9 persen

10. PPP 1,6 persen

11. Partai Gerakan Rakyat 0,9 persen

12. Partai Gelora 0,8 persen

13. Partai Hanura 0,2 persen

14. Perindo 0,0 persen

15. Partai Ummat 0,0 persen

16. Partai Buruh 0,0 persen

17. PKN 0,0 persen

18. Partai Garuda 0,0 persen

Survei juga menemukan ada 21,6 persen responden yang mengaku tidak tahu, tidak menjawab, atau merahasiakan pilihannya.

Survei IPO ini digelar dalam rangka dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Gibran adalah putra sulung dari Jokowi, sekaligus kakak kandung dari Ketua Umum PSI saat ini, Kaesang Pangarep.

Survei dilakukan pada periode 12-20 Oktober 2026 kepada 1.200 responden dengan menggunakan metode multistage random sampling. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar ±2,9 persen.

(tim/kid)
placeholder