AKBP Netty Mundur dari Polri, Bicara soal Prinsip dan Hati Nurani
AKBP Netty Rosdiana buka suara mengenai kabar pengunduran dirinya dari institusi Polri. Kabar pengunduran dirinya itu juga ia unggah di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya, Netty mengatakan permohonan pengunduran dirinya sudah terhitung sejak 1 September. Ia menyatakan pengunduruan dirinya ini dilakukan tanpa ada paksaan.
"Permohonan ini saya ajukan setelah melalui pertimbangan yang matang dan dengan kesadaran serta kemauan saya sendiri. Keputusan ini bukan karena adanya paksaan atau tekanan dari pihak mana pun, melainkan atas pertimbangan pribadi dan keadaan yang menurut saya mengharuskan saya untuk mengakhiri masa pengabdian saya sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)," kata dia dalam unggahannya dikutip Senin (1/11).
Masih dalam unggahannya itu, Netty menyampaikan dirinya telah mendapat banyak pengalaman dan pembelajaran selama berdinas di institusi Polri.
"Selama menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri, saya telah memperoleh banyak pengalaman, pembelajaran, serta kesempatan dalam memberikan pengabdian baik kepada institusi maupun kepada masyarakat," ujarnya.
Saat dihubungi, Netty yang jabatan terakhirnya sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi (Kabagrenmin) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, mengungkapkan permohonan pengunduran dirinya dari korps Bhayangkara sebenarnya telah diajukan sejak 20 Agustus lalu.
"Saya masukin tanggal 20 (Agustus), kemudian karena memang juga masih ada kegiatan-kegiatan lain. Akhirnya terhitunglah 1 September lah itu pas waktu yang tepat lah ya. Tapi permohonan itu udah masuk, di suratnya itu, udah masuk di 20 Agustus," ujarnya.
Kendati demikian, Netty tak membeberkan secara gamblang ihwal alasan pengunduran dirinya dari Polri. Ia hanya mengatakan ingin mengambil jalan yang sesuai dengan hati nurani.
"Ketika ada hal-hal yang tidak lagi sejalan dengan prinsip yang saya yakini, saya memilih untuk mengambil jalan yang menurut saya lebih sesuai dengan hati nurani," ucap dia.
Ke depannya, Netty mengungkapkan dirinya ingin lebih banyak terlibat langsung dalam kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat. Selain itu, dia juga berencana mengembangkan kiprahnya di dunia pendidikan dengan berbagi ilmu dan pengalaman di sejumlah kampus.
"Ke depan, saya ingin mengabdikan diri melalui dunia akademik, berbagi ilmu dan pengalaman di kampus, sekaligus memperluas kegiatan sosial agar kehadiran saya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tutur dia.
Lebih lanjut, Netty mengaku tidak menyesal mengambil langkah untuk mengundurkan diri dari Polri. Netty menilai berbagai tugas dan pengalaman yang diperoleh telah menjadi bagian dari pengabdian yang ia lakukan selama.
"Saya tidak menganggap pengunduran diri sebagai akhir dari pengabdian. Justru, ini adalah awal dari perjalanan baru," ujarnya.