Rumah di Palangka Raya Hangus oleh Karhutla, Korban Dibantu Rp15 Juta

CNN Indonesia
Kamis, 05 Nov 2026 05:50 WIB
Setiap pemilik rumah memperoleh dana sebesar Rp15 juta untuk mendukung proses perbaikan karena terdampak karhutla.
Ilustrasi. Kobaran api membakar lahan di Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (18/10/2026) (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 12 rumah warga di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, hangus terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Para korban mendapat bantuan rehabilitasi dengan total anggaran mencapai Rp180 juta.

Mengutip dari detikKalimantan, setiap pemilik rumah memperoleh dana sebesar Rp15 juta untuk mendukung proses perbaikan.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Palangka Raya Sri Rimbawani mengatakan bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal selama bencana karhutla.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ada 12 rumah yang selama karhutla ini terbakar. Kami upayakan membantu untuk pembangunan atau rehabilitasi rumah tersebut. Setiap rumah mendapatkan Rp 15 juta, sehingga totalnya Rp 180 juta," kata Sri, Selasa (3/11).

Belasan rumah penerima bantuan tersebut tersebar di sejumlah wilayah yakni Kereng Bangkirai, Jalan Tjilik Riwut, Hiu Putih, Dulin Kandang, Petuk Katimpun hingga Jalan Ir Soekarno.

Dana rehabilitasi rumah bersumber dari alokasi Bantuan Presiden (Banpres) yang diperuntukkan bagi perlindungan sosial masyarakat terdampak karhutla.

"Tak hanya membantu pemulihan tempat tinggal, Dinas Sosial Palangka Raya juga menyiapkan anggaran Rp 29,4 juta untuk memenuhi kebutuhan makanan penghuni rumah singgah," ujar Sri.

Sri menjelaskan, penyaluran bantuan difokuskan pada dua kebutuhan utama, yakni rehabilitasi rumah warga yang rusak serta pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara.

Anggaran disalurkan bagi 50 orang dengan standar biaya Rp84 ribu per orang selama tujuh hari.

[Gambas:Video CNN]

Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi mengungkapkan, pemerintah kota menerima dana Bantuan Presiden sebesar Rp10 miliar untuk mendukung penanganan karhutla.

"Penggunaannya sudah kita susun berdasarkan pengamatan dan pengkajian yang kami lakukan dengan dinas teknis dan sudah di-review oleh Inspektorat," ujarnya.

Dia menerangkan total dana Rp10 miliar terebut  dialokasikan untuk 16 kegiatan mulai dari pemenuhan kebutuhan personel, pengadaan peralatan, operasional lapangan, pelayanan kesehatan hingga berbagai kebutuhan pendukung penanganan karhutla.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/kid)
LIHAT SELENGKAPNYA