Koptu Nyamar Jenderal TNI di Bandara Juanda, Diduga Gangguan Mental

CNN Indonesia
Rabu, 04 Nov 2026 13:37 WIB
Prajurit TNI AD berinisial Koptu MT. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang prajurit TNI AD dengan pangkat Kopral Satu (Koptu) inisial MT nekat mengenakan seragam dinas dengan atribut jenderal bintang empat saat hendak terbang menuju Palembang di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).

Ia kemudian diamankan petugas keamanan di bandara dan viral di media sosial.

Komandan Kodim (Dandim) 0816/Sidoarjo Letkol Arh Muhammad Ansyari membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, Koptu MT merupakan prajurit yang berdinas di Kodim 0816/Sidoarjo, dan diduga mengidap gangguan kejiwaan.

"Bahwa betul anggota yang bernama Koptu MT jabatan di Tantama Kodim 0816 yang pada hari Senin kemarin viral menggunakan seragam atribut yang tidak sesuai dengan TNI AD pada saat ataupun ditemukan di Bandara Juanda," kata Ansyari, Rabu (4/11).

Ansyari mengatakan pihak TNi sudah mendeteksi kesehatan mental Koptu MT yang memang bermasalah sejak lama.

Dia bilang gejala ini terdeteksi saat proses mutasi dari Yon Zikon 12 ke Kodim V/Korem 084, di mana MT sempat mengamuk sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke Kodim 0816/Sidoarjo.

"Sudah mengalami gangguan kondisi kejiwaan. Yang bersangkutan pada saat itu pindah sudah kondisinya emosi, mengamuk. Akhirnya diambil tindakan oleh Tim Intel di Korem diamankan terlebih dahulu kemudian setelah kondisi yang bersangkutan bisa dikatakan pulih ataupun normal, kemudian dipindahkan ke Kodim 0816 Sidoarjo," ujarnya.

Secara medis, Koptu MT divonis mengidap gangguan kejiwaan kategori J4 pada 2025 lalu usai menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Tingkat II Soepraoen di bawah pimpinan Kolonel CKM Zainal.

Sejak saat itu, ia diwajibkan rutin berobat.

"Nah, tindak lanjut yang bersangkutan melaksanakan pemeriksaan secara rutin di rumah sakit wilayah Surabaya oleh dokter spesialis kejiwaan melaksanakan pemeriksaan secara rutin," ucapnya.

Lantaran kondisinya, Koptu MT selama ini hanya diberikan tugas ringan seperti pembersihan markas. Namun, mentalnya diduga kian memburuk usai kedua orang tuanya meninggal dunia.

"Pada kondisi setelah orang tuanya kurang lebih beberapa waktu ke belakang meninggal, itu kondisi kejiwaannya semakin memburuk. Jadi beban pikirannya semakin bertambah semenjak ditinggal oleh ibunya pada saat itu," ujarnya.

Terkait insiden di Bandara Juanda, Koptu MT sebenarnya berencana pulang ke Palembang untuk menemui istri dan anaknya. Namun, penampilannya dengan pangkat bintang empat dan lencana TNI DLU langsung memicu kecurigaan Satgas Pam Bandara Juanda.

"Nah, kejadian yang terakhir kemarin pada saat yang bersangkutan tujuannya akan pulang ke Palembang karena istri dan anaknya berada di Palembang. Berangkat dari rumahnya karena sehari-harinya tinggal dengan saudaranya ataupun orang tuanya di wilayah Sidoarjo," katanya.

[Gambas:Video CNN]

Merespons memburuknya kondisi Koptu MT, pihak Kodim 0816 saat ini telah merekomendasikan anggotanya itu untuk purnatugas lebih awal.

"Saran dari kami selaku komandan Kodim ataupun dari satuan yang bersangkutan agar melaksanakan pensiun dini ataupun pemberhentian dengan hormat dari ikatan kedinasan sebagai prajurit," kata dia.

(frd/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK