TNI AD: Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh, Satu Kru Tewas

CNN Indonesia
Rabu, 04 Nov 2026 15:58 WIB
Ilustrasi helikopter. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) mengalami kecelakaan atau crash saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

Siaran pers TNI AD yang diperoleh dari Dinas Penerangan AD (Dispenad) menyatakan proses evakuasi personel penerbangan di Helikopter MI 17V5 itu sudah dilakukan. Dari proses SAR itu satu orang ditemukan meninggal.

"Hingga saat ini, satu orang kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang," demikian siaran pers dari Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono yang diterima Rabu sore.

"Lima orang dalam kondisi selamat dan tengah menjalani perawatan di RS yang sama. Sementara dua kru lainnya masih dalam proses evakuasi," sambungnya.

Dia mengatakan kecelakaan penerbangan itu terjadi saat Helikopter Mi 17V5 yang diawaki delapan personel  melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran karhutla di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

"Segera setelah terjadinya kecelakaan sekitar pukul 11.18 WIB, TNI AD dibantu tim gabungan mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi melalui jalur udara dan laut" kata Donny.

"Upaya penyelamatan tersebut diprioritaskan untuk memastikan seluruh personel mendapatkan pertolongan secepatnya," tambahnya.

Dia menerangkan helikopter itu sebelumnya lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk melaksanakan misi pemadaman Karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

"Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing," katanya.

"Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," sambung Donny. 

(tim/kid)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK