Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Kriket Australia, James Sutherland, di hadapan wartawan saat berkunjung ke Lapangan Kriket Sydney, tempat insiden Hughes terjadi, pada Jumat (28/11).
Hughes meninggal dunia dua hari setelah kepalanya terkena lemparan bola saat mengikuti sebuah pertandingan kriket di Sydney pada Selasa (25/11). Menurut tim dokter yang menanganinya, Hughes meninggal dunia karena lemparan bola memecahkan pembuluh darah ke otaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan saja masalah kepentingan olah raga kriket di Australia, tetapi juga untuk kriket di seluruh dunia," ujar Sutherland.
Setelah insiden terjadi, pihak Masuri mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga Hughes.
[Gambas:Twitter]
Dari insiden Hughes, mereka mengatakan akan menguji coba model helm baru yang memberikan perlindungan lebih baik.
Walaupun demikian, pihak Masuri mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada helm yang benar-benar aman karena kemajuan teknologi terhalang oleh kurangnya penegakan standar keselamatan internasional dan ditambah juga kurang disiplinnya para olahragawan memperhatikan keamanan dalam permainan.