LIGA CHAMPIONS
Luis Suarez Mencoba Berteman di Lapangan
CNN Indonesia
Kamis, 04 Des 2014 18:34 WIB
Barcelona, CNN Indonesia -- Mantan pemain Liverpool yang kini berlabuh di Barcelona, Luis Suarez mengaku berusaha lebih tenang saat berlaga di lapangan.
"Saya terlihat sangat tenang," ujar Suarez sambil tertawa dalam sebuah wawancara dalam sebuah program di Radio Katalonia.
Ia mengatakan, takkan ada yang bisa mengubah karakternya saat mengejar bola, namun kini ia mengaku tidak lagi sering berdebat dan berkelahi.
"Kini saya mencoba untuk mendapatkan teman di lapangan."
Berdebat, menurut Suarez, menjadi penyebab banyaknya masalah yang menghampiri dirinya. "Saya seringkali berpikir bahwa mereka mengincar saya. Itulah mengapa saya mencoba untuk tidak membesar-besarkan masalah dan mencoba tidak terlibat dalam insiden," ujar Suarez melanjutkan.
Catatan Suarez saat di Barcelona sejauh ini masih bersih, berbeda dengan saat ia masih membela Liverpool.
Pemain berusia 27 tahun ini sempat terlibat insiden rasialisme dengan Patrice Evra, menggigit Branislav Ivanovic, dan terakhir insiden gigitan dengan Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014 lalu.
Namun, setelah menjalani masa hukuman larangan bertanding, dan dipastikan absen membela negaranya dalam Copa Amerika tahun depan, Suarez mencoba bersikap lebih dewasa.
"Kini saya mendapatkan konsekuensi dari semua yang terjadi," ujar Suarez.
Ketika ditanya mengenai sedikitnya jumlah gol yang ia hasilkan jika dibandingkan dengan ketajamannya pada musim lalu bersama Liverpool, Suarez juga mengaku tidak terlalu khawatir.
"Saya tidak khawatir, selama segalanya berjalan dengan baik bagi tim," ujar penyerang yang mencetak 31 gol pada musim lalu tersebut.
Baca juga: Gol Perdana Luis Suarez untuk Barcelona
"Kami memiliki seorang jenius yang mencetak banyak gol, jadi saya tidak terlalu mendapatkan perhatian. Anda akan merasa penting dengan membantu tim, entah itu melalui gol ataupun assist."
Kini saya mencoba untuk mendapatkan teman di lapangan.Luis |
Ia mengatakan, takkan ada yang bisa mengubah karakternya saat mengejar bola, namun kini ia mengaku tidak lagi sering berdebat dan berkelahi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdebat, menurut Suarez, menjadi penyebab banyaknya masalah yang menghampiri dirinya. "Saya seringkali berpikir bahwa mereka mengincar saya. Itulah mengapa saya mencoba untuk tidak membesar-besarkan masalah dan mencoba tidak terlibat dalam insiden," ujar Suarez melanjutkan.
Pemain berusia 27 tahun ini sempat terlibat insiden rasialisme dengan Patrice Evra, menggigit Branislav Ivanovic, dan terakhir insiden gigitan dengan Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014 lalu.
Namun, setelah menjalani masa hukuman larangan bertanding, dan dipastikan absen membela negaranya dalam Copa Amerika tahun depan, Suarez mencoba bersikap lebih dewasa.
"Kini saya mendapatkan konsekuensi dari semua yang terjadi," ujar Suarez.
Ketika ditanya mengenai sedikitnya jumlah gol yang ia hasilkan jika dibandingkan dengan ketajamannya pada musim lalu bersama Liverpool, Suarez juga mengaku tidak terlalu khawatir.
"Saya tidak khawatir, selama segalanya berjalan dengan baik bagi tim," ujar penyerang yang mencetak 31 gol pada musim lalu tersebut.
Baca juga: Gol Perdana Luis Suarez untuk Barcelona
"Kami memiliki seorang jenius yang mencetak banyak gol, jadi saya tidak terlalu mendapatkan perhatian. Anda akan merasa penting dengan membantu tim, entah itu melalui gol ataupun assist."