"Saya ingin berterima kasih kepada seluruh pelatih Jerman, mereka adalah pelatih terbaik tahun ini," ujar Low saat menerima penghargaan tersebut. "Tanpa mereka saya tak berarti apa-apa."
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengalahkan Carlo Ancelotti, pelatih yang membawa Real Madrid mendapatkan empat gelar dalam satu tahun, yaitu juara Liga Champions, Piala Raja, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
Pada 2013 gelar tersebut jatuh kepada Jupp Heynckes, pelatih yang membawa Bayern Munich meraih trigelar, yaitu juara Liga Jerman, juara Liga Champions, dan juara Piala DFB Pokal.
Di sektor sepak bola wanita, gelar pelatih terbaik juga jatuh ke tangan pelatih Jerman, yaitu Ralf Kellerman, manajer yang membawa klub Jerman VfL Wolfsburg meraih tri gelar pada 2012, yaitu Bundesliga, Piala DFB, dan Liga Champions Wanita.
[Gambas:Twitter]
Selain mengumumkan dua pelatih terbaik, FIFA juga memberikan penghargaan kepada jurnalis dan mantan pesepak bola asal Jepang, Hiroshi Kagawa, atas karya-karyanya di bidang sepak bola.
"Saya sangat bangga bisa menghadiri perayaan indah ini," ujarnya saat menerima penghargaan presidensial FIFA tersebut. "Adalah kehormatan terbesar bisa mendapatkan penghargaan ini."
"Pada 1979, tuan (Sepp) Blatter adalah bagian dari komite yang menjalankan turnamen pemain muda di Jepang. Sayangnya, kemampuan berbahasa Inggris saya belum bertambah sejak saat itu!"
"Semula saya ragu untuk datang ke perayaan ini. Namun teman-teman saya di Jepang berkata bahwa saya harus datang -- bahkan jika hanya untuk meminta tanda tangan Manuel Neuer, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi."
Namun FIFA mengambil satu keputusan unik pada malam penghargaan tersebut, yaitu tidak memberikan penghargaan Fair Play kepada satu pihak, namun para relawan yang bekerja pada turnamen Piala Dunia. (vws)