Fabregas menjadi salah satu pemain kunci meraih sukses Chelsea hingga matchday ke-22 Liga Primer Inggris. Gelandang 27 tahun itu sudah menciptakan 15 assist dan membawa Chelsea untuk sementara di puncak klasemen.
Seperti dikutip dari Express.co.uk, Fabregas mengakui arahan Mourinho sangat membantunya musim ini. Namun, mantan kapten Arsenal itu mengaku tidak pernah menyangka akan dilatih Mourinho.
"Tiga tahun lalu, saya tidak akan pernah berpikir akan bekerja di bawah asuhan Mourinho. Tapi pada akhirnya, kehidupan banyak titik balik, dan begitu juga dalam sepak bola," ucap Fabregas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen kedua adalah ketika Fabregas memperkuat Barcelona (2011-2014). Ketika itu Fabregas menjadi rival Mourinho yang melatih Real Madrid.
Sebagai mantan kapten Arsenal, Fabregas juga mengakui sempat benci terhadap Chelsea, yang merupakan rival satu kota The Gunners.
"Chelsea adalah tim yang sangat saya ingin kalahkan ketika itu. Saya juga sering bersitegang dengan John Terry. Tapi, pada akhirnya, kita hanyalah manusia. Saya tidak pernah menyimpan benci," ujar Fabregas. (har/har)