Dalam situs yang menggalang dana sebagai usahanya untuk menjadi presiden otoritas sepak bola tertinggi di dunia tersebut, Ginola menyatakan akan mengembalikan semua sumbangan yang telah ia terima.
"Terima kasih bagi Anda yang mendukung tim Ginola. Situs penggalangan dana kini akan ditutup. Semua donasi akan dikembalikan kepada yang berhak," tulis Ginola di situs www.teamginola.com.
Akan tetapi publik dibuat kebingungan setelah Ginola juga menyatakan masih berada dalam persaingan menuju kursi presiden FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampanye Ginola diklaim mendapat sokongan perusahaan judi asal Republik Irlandia, Paddy Power, yang membayar 250 ribu poundsterling kepada mantan pemain Tottenham Hotspur itu untuk mencalonkan diri.
"Ini akan menjadi salah satu pertimbangan yang dilakukan oleh Komite Ad-Hoc," ujar juru bicara FIFA seperti dilansir Sky Sports.
Selain Ginola, kandidat presiden FIFA lainnya adalah Luis Figo, Pangeran Ali bin Al-Hussein, Jerome Champagne, Michael van Praag, dan juga presiden FIFA saat ini, Sepp Blatter. (har/har)