Tak ayal ia pun diganjar sebagai pemenang kontes slam dunk, dan menjadi pebasket termuda kedua dalam sejarah yang memenangkan kontes tersebut setelah Kobe Bryant melakukannya pada 1997 silam dalam usia 18 tahun.
"Saya ingin menampilkan pertunjukan yang wah," kata LaVine seusai mengikuti kompetisi tersebut. "Saya coba untuk mendapatkan nilai sempurna (50) pada setiap dunk. Saya ingin menunjukkan kemampuan saya kepada semua orang."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para netizen pun menyambut aksi LaVine dengan berbagai pujian. Bahkan, nama LaVine sempat masuk ke dalam trending topic beberapa negara bersanding dengan film erotis 50 Shades of Gray yang baru tayang perdana pada 14 Februari dan juga cuitan dengan topik Valentine.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
(vws)