Joey Barton Sesali Tampar Selangkangan Lawan

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Senin, 23/02/2015 20:09 WIB
Joey Barton Sesali Tampar Selangkangan Lawan Karena memukul selangkangan Tom Huddleston, Joey Barton dihukum kartu merah langsung oleh wasit. (Reuters/Andrew Yates)
Hull, CNN Indonesia -- Manajer Queens Park Rangers, Chris Ramsey, berkata bahwa ia akan mendiskusikan kemungkinan Joey Barton mengikuti kursus mengendalikan amarah setelah sang pemain menerima kartu merah kesembilan dalam kariernya ketika QPR berhadapan dengan Hull City.

Pada laga yang berujung pada kekalahan untuk QPR tersebut, Barton diusir wasit karena ia "menampar" selangkangan Tom Huddlestone pada menit ke-31. Padahal, kala itu QPR sedang dalam posisi tertinggal lewat gol Nikica Jelavic pada menit ke-15.

QPR sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-41 dan bertahan secara mengagumkan selama 47 menit. Namun Hull akhirnya mampu kembali unggul di menit ke-88 lewat Dame N'Doye.


"Saya telah meminta maaf kepada semua orang. Saya selalu menjadi orang pertama yang akan mengakui kesalahan saya jika saya berbuat salah," ujar Barton yang sebelum laga melawan Hull telah mengoleksi tujuh kartu kuning dalam tujuh laga secara berurut-urut.

"Menurut saya, FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) tidak akan mengurangi hukuman saya. Sebenarnya saya bertikai karena ingin melindungi seorang pemain muda yang baru saja menjalani debutnya, namun saya melakukan reaksi yang bodoh."

"Saya telah mengecewakan tim saya."

Insiden bermula ketika pemain muda QPR, Darnell Furlong, membuat para pemain Hull marah dengan melakukan tekel keras pada Jelavic. Berusaha untuk membela Furlong, Barton kemudian mendorong Alex Bruce dan menampar selangkangan Huddlestone tepat di hadapan wasit Anthony Taylor.  

Meski mengakui kesalahannya, Barton menyoroti tindakan Bruce, yang "berlari lebih dari 30 meter untuk meminta seorang pemain muda diusir wasit." Barton juga menyatakan bahwa sebagai seorang pemain profesional ia tidak akan pernah melakukan tindakan yang diambil Bruce.

Menghadapi Barton yang mudah kehilangan kesabaran, Ramsey berkata bahwa ia akan berbicara dengan Barton untuk menawarinya bantuan profesional untuk mengendalikan amarahnya.

"Sebenarnya ia pemuda yang cerdas. Saya yakin ia akan bersikap terbuka pada segala sesuatu yang bisa membantu kariernya."

Ramsey bukan orang pertama yang mengatakan Barton harus menerima bantuan profesional untuk mengendalikan emosi.

Pada Mei 2012, ketika Barton dihukum larangan bertanding 12 laga karena bertikai dengan pemain Manchester City seperti Carlos Tevez, Sergio Aguero, dan Vincent Company, kepala asosiasi pesepakbola Inggris, Gordon Taylor, pun mengatakan hal yang sama. (vws)