Menurut berita yang diturunkan The Australian, jaksa menuntut Bartomeu dengan hukuman dua tahun penjara. Sementara Rossel mendapat tuntutan lebih tinggi, yaitu tujuh tahun kurungan penjara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 13 Maret lalu, Hakim Pablo Ruz telah membenarkan bahwa Bartomeu dan Rossel diduga telah melakukan penggelapan pajak terkait pembelian Neymar pada 2013 silam. Ruz juga memberi tenggat waktu sepuluh hari kepada jaksa untuk menyampaikan tuntutannya.
Sementara itu, pihak Barcelona tetap pada pendiriannya tak melakukan hal yang dituduhkan. Mereka pun telah meminta pengacara untuk menanggapi tuntutan tersebut.
Bartomeu sendiri telah mengambil alih kepemimpinan di Barcelona pasca-pengunduran diri Rossel pada Januari 2014. Namun jaksa tetap mencantumkan Rossell dalam tuntutannya.
Sampai saat ini, Hakim Ruz belum menentukan waktu gelaran persidangan berikutnya atas kasus skandal penggelapan pajak ini. (vri)