Raihan tersebut sempat terhenti pada paruh musim kedua dengan Pelle gagal mencetak gol dalam 14 pertandingan. Langkah Southampton yang mengejutkan semua orang dengan bertengger di papan atas klasemen Liga Primer Inggris juga seolah mandek seiring dengan mengeringnya gol dari Pelle.
Akan tetapi angin segar berembus bagi para penggemar The Saints. Bermain melawan Hull City, Pelle mengakhiri puasa golnya dengan menjebol gawang Hull pada menit ke-81.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tak semua orang senang dengan gol Pelle tersebut. Satu di antaranya adalah pelatih Hull, Steve Bruce, yang jengkel benar dengan Pelle.
"Kami sangat murka. Apalagi ketika kami melihat video bagaimana hidung Alex patah. Coba lihat tangan Pelle. Wasit hanya memberikan kartu kuning," kata Bruce senior seperti dikutip dari The Independent.
"Saya sempat berbincang dengan wasit. Ia berkata bahwa dirinya hanya melihat ada tangan menggapai di udara. Jika ia melihat bagaimana sikut Pelle menghajar wajah Alex, maka Anda akan bertanya-tanya hukuman yang akan diberinya."
Jika saja Southampton hanya bermain dengan 10 orang, maka kerja kerjas Hull City di babak pertama mungkin berbuah gol atau bahkan torehan angka di akhir pertandingan. Namun akhirnya mereka kehabisan ide sehingga The Saints pun bisa mencetak dua gol.
Ronald Koeman, pelatih Southampton, mengakui bahwa timnya tak tampil baik. "Saya kecewa kami terlihat gugup, saya juga tak senang pada saat turun minum," kata Koeman.
"Jika Anda berjuang untuk keluar dari zona degradasi maka Anda memang akan gugup. Tapi mengapa gugup jika Anda sedang berjuang untuk hasil yang spesial?"
"Namun akhirnya saya puas dengan hasil ini. Kami semakin mendekati target kami di awal musim."
(vws)