Kecerobohan itu terjadi saat lomba lari santai yang ditujukan untuk amal di Bournemouth, Inggris, akhir pekan lalu. Seperti dilansir Daily Mail, lomba lari itu digelar Yayasan Jantung Inggris dan Dewan Kota Bornemouth untuk mengumpulkan dana amal hingga 70 ribu poundsterling (sekitar Rp 1,3 miliar).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara otoriras lokal mengatakan tengah menyelidiki apa yang terjadi kepada panitia yang bertugas sebagai penunjuk arah tersebut, tidak berada di posisinya.
"Untuk menggelar acara sebesar itu dengan hanya satu panitia petunjuk arah sangat tidak dapat dimaafkan. Kami melihat banyak orang berjalan saat sampai ditujuan, beberapa berlinang air mata," ujar salah satu peserta lari yang tak tersesat, Hayley James.
Senada, salah seorang warga lokal, Andy Isaac, juga mengatakan bahwa acara tersebut sangat kacau. Kepala marketing resor dan acara lomba lari tersebut, Jon Weaver menyatakan apa yang telah terjadi pada akhir pekan lalu akan diselidiki dan menjadi pelajaran bagi lomba di masa mendatang.
"Setelah berlangsung selama 33 tahun... Ini untuk pertama kalinya terjadi dan menjadi bagian dari evaluasi kami untuk dianalisa dan dirancang lebih hati-hati lagi untuk 2016," ujar Weaver. (kid/kid)