Dalam pernyatan resmi yang dipublikasi kantor otoritas hukum AS (FOJ) ada enam orang yang ditangkap di hotel Bauer au Lac, Zurich. Namun, seperti dilansir New York Times yang dua korespondennya berada di hotel tersebut mengungkap ada lebih dari sepuluh orang yang ditangkap dari hotel tempat para delegasi FIFA itu menginap.
Seperti dilansir CNN, mereka yang ditahan itu akan diekstradisi ke Amerika Serikat. Dalam pernyataannya juru bicara FOJ mengakui penangkapan para tersangka itu berdasarkan permintaan dari kantor kejaksaan di New York, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dalam pernyataan yang dipublikasi FOJ, para tersangka itu bisa saja menolak ekstradisi mereka. Jika hal itu terjadi, FOJ akan melakukan standar operasi lain.
Penangkapan para pejabat tinggi FIFA di Zurich, Swiss, dilakukan dengan damai. Mereka ditangkap bukan dengan borgol di tangan, namun diperkenankan mengemas barang-barang mereka terlebih dahulu pada koper yang berlogo otoritas sepak bola dunia tersebut.
Mereka ditangkap atas tuduhan korupsi, pencucian uang, dan juga keterkaitan dengan organisasi kejahatan yang telah terentang lebih dari 20 tahun terakhir.
Penangkapan sendiri berlangsung tanpa gaduh karena adanya perjanjian antara Amerika Serikat dan Swiss, yaitu Swiss setuju untuk menyerahkan pihak-pihak yang menghadapi tuntutan di Amerika Serikat atas tuduhan kriminal -- namun tidak untuk urusan pajak.
Bahkan, para pejabat tinggi FIFA tersebut disembunyikan menggunakan seprai putih ketika digiring keluar agar muka mereka tidak difoto para wartawan yang menantinya.
Baca kisah Loretta Lynch, Perempuan di Balik Penangkapan Petinggi FIFA
(kid/kid)