Kematangan teknik permainan dan mental bertanding Lin Dan benar-benar sudah berada di level tertinggi yang sulit disamai oleh pebulutangkis lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari gerak tubuh Lin Dan, terlihat jelas bahwa juara Olimpiade dua kali ini sangat tidak nyaman menjalani pertandingan. Beberapa kali Lin Dan menggelengkan kepala dan terus-menerus menerima instruksi dari pelatihnya, Xia Xuanze.
Baca juga: Tommy Sebut Lin Dan Tak Seperti Dulu
Kekalahan Lin Dan dari Tommy ini jelas merupakan sebuah berita besar di babak pertama. Meskipun telah menua, Lin Dan tetaplah dianggap masih lebih baik dibandingkan Tommy jika mengukur kekuatan di atas kertas.
Di ruang mix zone, Tommy sudah ditunggu oleh banyak media. Namun, Lin Dan sebagai pihak yang kalah hari itu pun tak kehilangan daya tariknya untuk diwawancarai.
Semua ingin tahu cerita dan komentar Lin Dan tentang kekalahannya hari itu. Namun, Lin Dan sepertinya tak siap untuk menghadapi media, sama seperti halnya dirinya tak siap untuk menerima kekalahan yang terlalu dini bagi dirinya ini.
Alhasil, walaupun sejumlah ofisial BWF sudah memintanya untuk menemui media untuk melakukan sesi wawancara, Lin Dan tetap pada pendiriannya untuk tidak berkomentar. Dan tak ada satu pun yang mampu memaksa Lin Dan untuk mengucapkan komentar tentang kekalahannya.
Rekor Buruk Lin Dan Berlanjut
Meskipun sudah memenangi banyak gelar sepanjang karirnya, namun Lin Dan sendiri sepertinya tidak bersahabat dengan Indonesia Terbuka.
Jangankan menjadi juara, untuk mencapai babak akhir saja Lin Dan tak pernah mampu mewujudkannya. Karena itu tak heran jika Lin Dan juga lebih sering absen di turnamen ini.
Penampilan terakhir Lin Dan di Indonesia Terbuka tercatat pada tahun 2011 lalu dimana dirinya juga tersisih di babak kedua, kalah dari Sho Sasaki. (ptr/ptr)