"Kami masih terlihat ragu di pertandingan ini. Kami masih belum bermain seperti yang kami inginkan," tutur Hendra seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kekalahan di game pertama berpengaruh besar bagi kami. Sebaliknya bagi lawan, kemenangan di game pertama membuat mereka makin percaya diri," tutur Angga.
Meski Angga/Ricky kalah, pelatnas masih meloloskan tiga wakil lainnya di nomor ganda putra lewat nama Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, Kevin Sanjaya/Markus Fernaldi, dan Rian Agung/Berry Anggriawan.
Sepi di Blok Atas, Ramai di Blok Bawah
Melihat komposisi drawing yang ada di nomor ganda putra, Indonesia lebih banyak menempatkan wakilnya di blok bawah. Indonesia bahkan sudah menempatkan satu wakilnya di babak perempat final karena Ahsan/Hendra bakal bertemu Kevin/Gideon di babak kedua.
Bahkan, bila Berry/Ricky mampu menundukkan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa di babak kedua, maka Indonesia sudah memastikan satu tiket di babak final, karena mereka bakal bertemu pemenang partai Ahsan/Hendra lawan Kevin/Gideon di babak perempat final.
Sementara itu untuk peluang menciptakan All Indonesian final, maka Indonesia hanya bisa berharap pada Wahyu/Ade yang berdiri sendirian di blok atas.
Di babak kedua sendiri, Wahyu/Ade bakal ditantang oleh Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding dari Denmark. (ptr/ptr)