"Setelah kami mengajutkan keberatan, maka manajer kompetisi akan berkomunikasi langsung dengan federasi bola voli atau ofisial bola voli di sini," ujar juru bicara kontingen Filipina seperti dilansir ABS CBN News.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Aprilia) sangat kuat, seperti memainkan atlet pria di kelompok putri. Entah dia main atau tidak, itu bukan masalah, karena kami akan memberikan yang terbaik," ujar pelatih voli putri Filipina, Roger Gorayeb, seperti dilansir Inquirer.
Kondisi serupa terulang di Livoli 2013, setelah Bank Jatim Surabaya dan Petrokimia Gresik melancarkan protes. Status gender atlet kelahiran Pulau Siau, Sulawesi Utara, itu juga diprotes Filipina pada kualifikasi kejuaraan dunia zona Asia Tenggara di Vietnam.
Tes gender merupakan satu hal yang sensitif di dunia olahraga. Selain itu, dibutuhkan waktu yang lama sebelum hasil tes keluar. (har/har)