Dua tempat lain di semifinal diambil oleh Serbia yang menundukkan Amerika Serikat 6-5 setelah laga waktu normal berakhir 0-0, dan juga Brasil yang mengalahkan Portugal 3-1 pada adu tos-tos-an dengan pertandingan waktu normal juga berakhir dengan skor kacamata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selecao sendiri menjadi satu-satunya negara adidaya sepak bola yang masih bertahan pada turnamen ini, setelah Argentina gagal melaju dari fase grup. Sementara itu, juara 2009, Ghana, Nigeria, dan juga Uruguay sama-sama tersingkir di partai 16 Besar.
Jerman memandang kekalahan dari Mali ini sebagai ketidakberuntungan. "Kami tidak kalah karena lawan kami, kami kalah karena penalti," ujar pelatih Jerman, Frank Wormuth. "Pada akhirnya, yang beruntung lah yang menang."
Di tempat berbeda, pelatih Brasil, Rogerio Micale, mengakui bahwa sebenarnya Portugal lebih pantas menang, jika melihat hasil di waktu normal.
"Semua orang melihat yang terjadi, namun pada akhirnya kami bisa merayakan keberhasilan di adu penalti," kata Micale. "Portugal menciptakan lebih banyak peluang di depan gawang ketimbang kami dan mereka seharusnya menang." (vws)