Hal itu diutarakan plt Presiden RFU Nikita Simonyan. Posisi Capello sebagai pelatih negara Beruang Merah itu menjadi tanda tanya semenjak Rusia kalah dari Austria dalam kualifikasi Piala Eropa 2016 pada awal bulan ini. Kekalahan itu membuat Rusia berada di posisi ketiga Grup G kualifikasi Piala Eropa.
Kontrak Capello bersama Rusia sendiri sebetulnya baru berakhir usai Piala Dunia 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simonyan menyatakan akan melakukan pembicaraan dengan Capello mengenai posisinya sebagai pelatih timnas.
Anokhin mengatakan RFU akan melakukan negosiasi dengan Capello untuk mengurangi jumlah kompensasi pemutusan kontrak setidaknya hingga 10 juta euro.
Capello menjadi pelatih Rusia sejak Juli 2012 setelah ia meninggalkan posisi sebagai pelatih timnas Inggris. Ia berhasil membawa Rusia kembali ke putaran final Piala Dunia pada 2014 lalu atau setelah 12 tahun absen.
Namun, Rusia gugur di fase grup tanpa sekalipun meraih kemenangan.
Capello sendiri tak dibayarkan gajinya oleh Rusia selama delapan bulan karena persoalan finansial yang dialami RFU. Setidaknya sampai Usmanov melakukan pinjaman lunak untuk melunasi gaji-gaji terutang terhadap Capello. (kid/kid)