Orang yang menjadi Menteri Olimpiade Jepang pertama adalah Toshiaki Endo, seorang pembuat kebijakan selama 22 tahun, yang pernah bekerja untuk merancang kebijakan olahraga, pernah menjadi wakil menteri di Kementerian Pendidikan, dan memiliki hobi bermain rugbi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endo menambahakan, ia berharap bahwa Olimpiade akan menjadi sarana bagi Jepang untuk mengadakan festival bagi seluruh rakyat Jepang, sekaligus cara untuk menunjukkan kemajuan teknologi mereka pada seluruh dunia.
Tingginya biaya pembangunan stadion yang dirancang oleh Zaha Hadid membuat Jepang membuat beberapa alternatif proposal, termasuk di antaranya menunda pemasangan atap dengan sistem buka-tutup dan juga merancang kursi stadion yang tidak permanen.
Mei lalu, gubernur Tokyo Yoichi Masuzoe marah karena ia diminta mengeluarkan uang senilai US$ 400 juta tanpa adanya rincian rencana penggunaan uang. (vws)