Sial bagi Silva, tindakannya itu diketahui wasit yang langsung memberikan hukuman penalti bagi Brasil. Skor pun jadi 1-1 dan pada akhirnya Brasil tersingkir lewat drama adu penalti di pengujung pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menarik, aksi 'tangan Tuhan' Silva ini bukan yang pertama. Beberapa bulan yang lalu, Silva juga melakukan hal yang serupa saat klubnya, Paris Saint-Germain menghadapi Chelsea.
Namun keberuntungan dalam aksi konyol 'tangan Tuhan' di Liga Champions itu tidak lagi tampak di laga perempat final Copa America kali ini. Brasil tersingkir dan bisa jadi Silva bakal merapati keteledorannya.
Satu hal lainnya yang membuat makin miris, empat tahun lalu Silva pun berperan penting di balik hadirnya kekalahan Brasil pada Paraguay di babak perempat final Copa America 2011.
Ketika itu Silva gagal melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor kedua Brasil dan akhirnya Brasil sendiri takluk 0-2 dalam drama adu penalti.
Setelah dua kali aksi 'tangan Tuhan' miliknya berbuah tendangan penalti bagi lawan, pendukung Brasil dan PSG pastinya berharap Silva sudah sadar bahwa ia bukanlah Maradona, si pemilik 'tangan Tuhan' yang mampu menyentuh bola tanpa diketahui oleh pengadil di lapangan. (ptr/ptr)