"Saya pikir orang-orang ini, mereka tidak punya kehidupan. Mereka hanya bisa berpikir pengecut dan berpikir mereka bisa mengatakan apapun yang diinginkan lewat internet," tukas petenis putri nomor satu Inggris tersebut seperti dikutip The Guardian.
Menurut petenis peringkat 59 dunia tersebut ancaman-ancaman itu biasanya datang dari para penjudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan berusia 23 tahun itu melaju ke ronde ronde ketiga Wimbledon setelah mengalahkan Daniel Hantuchova 6-4 6-2, Rabu (1/7).
Pada awal pekan ini Watson kepada surat kabar Amerika Serikat, New York Times, mengatakan, "Saya mendapatkan ancaman mati. Saya mendapatkan ada orang yang mengancam untuk membunuh saya dan keluarga saya, berharap saya akan mendapatkan kanker dan meninggal secara perlahan, kematian menyakitkan," kata Watson seperti dikutip NY Times.
Dalam ajang Wimbledon kali ini, Watson mendapatkan dukungan dari seluruh keluarga dan teman-temannya di Guernsey. Watson pun berambisi agar dapat memenangkan Wimbledon. (kid/kid)