Tak ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Wulff terkait hal ini. Juru bicara Wulff hanya menegaskan tak pernah ada tekanan politik dari pihak mereka terkait penyelenggaraan Piala Dunia di dua negara yang kini penuh kontroversi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tuan [Nicolas] Sarkozy dan [Christian] Wulff mencoba untuk mempengaruhi suara perwakilan mereka. Karena itu, sekarang kami memiliki Piala Dunia di Qatar. Orang-orang yang menentukan hal ini seharusya juga mengambil tanggung jawab," kata Blatter seperti dikutip dari media Jerman, Welt am Sonntag.
Dugaan korupsi penunjukkan Qatar dan Rusia sendiri masih dalam penyelidikan. Status Blatter sendiri belum ditentukan meski ia sudah menunjuk seorang pengacara terkait kasus tersebut. (vri)