Kepada Gazzetta dello Sport, Aquilani berkata: "Saya baik-baik saja. Saya menjaga kebugaran dengan berlatih setiap hari dengan pelatih fisik saya. Tidak benar bahwa saya meminta terlalu banyak uang," kata Aquilani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didikan akademi AS Roma, Aquilani sempat dikatakan menjadi pewaris tahta Totti di klub ibukota Italia tersebut. Namun, ia kemudian memutuskan untuk pindah ke Inggris tepatnya bersama klub Liverpool.
Liverpool akhirnya meminjamkan Aquilani ke Juventus, AC Milan, dan pada akhirnya menjual sang gelandang ke Fiorentina pada 2012 lalu. Di kota Florence itulah Aquilani menemukan konsistensi permainan, namun dianggap tidak cukup baik untuk mendapatkan kontrak baru.
Aquilani sendiri mengatakan bahwa ia tidak menyesal pernah pindah ke Inggris.
"Saya tak punya penyesalan tentang Liverpool. Saya akan memilih jalan itu lagi. Namun, beberapa keputusan setelahnya memang tak begitu pintar," kata Aquilani.
Dengan status sebagai bebas transfer, Aquilani kini memiliki pilihan untuk pergi ke luar Italia atau tetap tinggal di negaranya tersebut.
"Saya terbuka dengan semua pilihan, baik di Italia dan luar negeri. Saya butuh klub yang percaya kepada saya, membuat saya terlibat dan juga memberikan saya kepuasan."
"Namun saya yakin bahwa jika saya menemukan situasi yang tepat, maka saya bisa berjuang untuk satu tempat di Piala Eropa 2016. [Antonio] Conte dan saya memiliki rasa hormat untuk satu sama lain, mengapa saya tidak percaya bisa terjadi?"
(vws)