Peringkat ketiga ditempati Agusti Benedito yang mendapatkan 7,16 persen suara, sementara Toni Freixa hanya meraih 3,7 persen suara. Bartomeu akan menjabat presiden Barcelona hingga 2021.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak menyerah, tidak akan pernah. Kami berjuang untuk mendapatkan presiden yang tidak tersangkut masalah legal, untuk terhindar dari kehancuran La Masia, dan menyelamatkan klub dari genggaman Qatar," ucap Laporta seperti dilansir AS.
Laporta sebelumnya mengkritik kepemimpinan Bartomeu, yang menggantikan Sandro Rosell yang mundur pada 2014 karena kasus transfer Neymar.
"Kami tidak bisa protes. Saya hanya perlu menjadi fans lainnya, yang akan memantau kinerja klub. Tapi, saya akan terus melawan apa yang terjadi di Barcelona saat ini," ucap Laporta. (har/har)