"Saya tidak akan menjadi kandidat," kata Blatter seperti dikutip dari CNN Internasional. "Saya tidak bisa menjadi presiden baru karena saya adalah presiden lama."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih mudah berbicara ketimbang menulis," kata Blatter yang mengatakan ia ingin mengkhususkan menjadi jurnalis geo-politik di radio.
Salah satu usulan agenda reformasi adalah membatasi masa jabatan presiden FIFA, menjadi tidak lebih dari 12 tahun (tiga kali masa jabatan empat tahun). Namun, Blatter ingin melihat jumlah tersebut diturunkan lagi.
"Anda harus mengurangi mandat para anggota, bukan hanya presiden namun semua orang di FIFA -- pada level konfederasi dan di bawahnya," kata Blatter. "Barulah Anda memiliki solusi yang tepat."
Pernyataan Blatter tidak akan mencalonkan lagi dianggap beberapa pihak hanya basa-basi.
Pasalnya setelah terpilih kembali untuk keempat kalinya sebagai presiden FIFA pada 2011 silam, Blatter pernah menyatakan hal serupa. Namun, nyatanya Blatter kembali mencalonkan diri dan bersaing dengan Pangeran Ali dari Yordania dalam pilpres FIFA pada Mei lalu.
Secara terpisah, Presiden UEFA Michel Platini disebut akan mencalonkan diri menjadi Presiden FIFA. Ia disebut telah mendapatkan dukungan dari empat konfederasi sepak bola dunia--termasuk UEFA. (vws)