Pendukung tim Inggris, Leeds United dan tim Jerman Eintracht Frankfurt saling baku hantam hingga tengah lapangan dalam pertandingan persahabatan kedua tim yang berlangsung di Sportzentrum Eugendorf, Austria (21/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendukung Leeds berlarian diserang pendukung-pendukung Frankfurt. Situasi (perkelahian) akhirnya pindah ke pusat Eugendorf. Sebuah aksi diambil untuk menghentikan perkelahian, antara lain dengan operasi semprot merica oleh polisi," demikian bunyi pernyataan kepolisian setempat seperti dikutip situs ITV, Rabu (22/7).
[Gambas:Twitter]
Seperti dilansir Telegraph, setidaknya tiga pendukung Leeds dan dua petugas polisi terluka dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Pertandingan antara Frankfurt dan Leeds sendiri berakhir dengan kemenangan tim Jerman 2-1. Manajer Leeds Uew Rosler dan para pemain tim tersebut telah meninggalkan lapangan ketika keributan terjadi.
[Gambas:Twitter]
Ketika keributan pecah, polisi antihuru-hara melakukan tindakan di dalam stadion untuk memisahkan dua kelompok suporter setelah peluit akhir berbunyi.
Setidaknya 100 pendukung Frankfurt--beberapa di antaranya menutup wajah dengan balaclava--beradu dengan sekelompok kecil pendukung Leeds.
[Gambas:Twitter]
"Sekelompok ultras mereka melompati papan-papan (iklan) dan mulai memukul kami. Beberapa di antaranya menggunakan balaclava dan kami kalah jumlah," kata salah satu pendukung Leeds dari Garforth, Neil Slinn, 53 kepada Yorkshire Evening Post.
[Gambas:Twitter]
Ironis bagi Slinn, karena ia mengaku beberapa dari rekannya melakukan aplaus kepada penggemar Frankfurt. Bahkan, Slinn mengakui sesaat sebelum insiden itu terjadi dirinya hendak bersalaman dengan pendukung Frankfurt.
[Gambas:Youtube] (kid/kid)