Posisi Presiden FIFA terbuka setelah Blatter mengumumkan rencana pengunduran dirinya empat hari setelah terpilih ulang dalam kongres 29 Mei lalu akibat skandal korupsi yang menyelimuti FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir sayalah kandidat favorit. Saya berasal dari kontingen paling favorit. Saya merepresentasikan blok terbesar di dunia sepak bola (Afrika)."
CAF memiliki 54 asosiasi sepak bola, lebih banyak dibandingkan kontingen Eropa (UEFA), yang memiliki 53 asosiasi sepak bola.
Tak hanya itu, Bility juga merasa Platini tak lepas dari skandal korupsi yang melingkupi FIFA saat ini, karena dianggap gagal menyadari adanya korupsi dalam tubuh otoritas sepak bola dunia itu.
"Ada masalah serius dalam tubuh FIFA, tapi Anda tak dapat mengabaikan (peran) Platini. Di mana dia? Dia berada di jajaran elit selama delapan tahun. Apakah Anda mendengar sesuatu darinya? apakah ia mengatakan sesuatu?" ujar Bility.
"Dengan setelah semua itu, apa yang ia katakan? Dia hanya mengatakan Blatter harus mengundurkan diri. Mengganti Blatter dengan Platini akan menjadi sebuah parodi dan sebuah kemunafikan."
FIFA dijadwalkan akan menggelar pemilihan presiden pengganti Blatter pada 26 Februari 2016 di Zurich, Swiss. (har/har)