"Saya yakin ada kekecewaan besar setelah laga melawan Stoke City, namun saya selalu mengambil tanggung jawab. Saya menerima kemarahan yang ditujukkan kepada manajer," kata Rodgers seperti dikutip dari The Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liverpool akan memulai langkah mereka di musim yang baru di stadion yang menjadi neraka bagi Rodgers, tepat pada 77 hari lalu. Kala itu Liverpool mengalami kekalahan terbesar mereka dalam 52 tahun terakhir.
"Hari itu adalah hari terburuk saya di dunia sepak bola," kata Rodgers. "Saya telah menonton pertandingan itu lagi, dan melakukan hal tersebut sangat sulit. Kami gagal dalam menampilkan semua elemen dalam sepak bola."
"Saya hanya bisa menundukkan kepala, naik ke dalam bus dan pulang. Selama beberapa pekan kekalahan tersebut melukai saya. Namun hal itu membuat saya bisa membangunkan keinginan saya untuk membawa klub maju." (vws)