"Saya mencintai sepak bola, saya tidak pernah terlibat mendalam dalam dua tahun terakhir dan saya sekaran akan melatih didalamnya," kata Scholes seperti dikutip dari Euro Sports
Scholes mengakui dirinya merindukan momen-momen di ruang ganti sebelum pertandingan, jeda di antara dua babak, dan setelah pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang kini berusia 40 tahun itu telah betul-betul menggantungkan sepatunya pada 2013 silam.
Dan, di akhir musim itu, Scholes memberikan kado spesial yakni trofi Liga Primer Inggris. Sama halnya seperti Scholes, Sir Ferguson pun pensiun sebagai pelatih pada akhir musim 2012/13.
Setelah menggantung sepatu untuk kedua kalinya, Scholes pun menjalani karier baru sebagai analis sepak bola untuk saluran olahraga. Adapun tentang kerinduannya pada sepak bola, Scholes mengungkapkan dirinya berpeluang untuk kembali ke lapangan hijau sebagai seorang pelatih atau manajer.
Hal itu sebetulnya bisa didapat Scholes pada awal musim ini. Oldham menawarkan Scholes kursi sebagai manajernya, namun tawaran itu ditolaknya. Scholes menjawab tarawan itu dengan mengatakan, "Nanti akan ada saatnya."
Pada September tahun lalu, Scholes dan rekan-rekannya di Class of '92 akademi sepak bola ManUtd yaitu Ryan Giggs, Nicky Butt, dan Neville bersaudara menjadi pemilik Salford City.
Sejak saat itu, Scholes pun mulai ikut bagian dalam porsi latihan Salford. Ia tak sendirian karena Phil Neville juga ikut di sana.
Belakangan, Neville mengadu nasib kepelatihannya di Spanyol. Ia menjadi asisten pelatih Valencia, Nuno Espirito Santo. Baca: Kisah Awal Phil Neville Hijrah ke Spanyol (kid/kid)