Rainey, yang menjuarai kelas 500cc sepanjang 1990 hingga 1992, yakin persaingan Lorenzo dan Rossi akan berlangsung hingga seri terakhir. Pebalap yang tidak melakukan kesalahan akan merebut gelar juara dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rossi dan Lorenzo akan memaksa lawan masing-masing melakukan kesalahan. Menurut saya, gelar juara dunia akan ditentukan dengan cara itu, bukan balap-balapan di trek. Semua tergantung siapa yang melakukan kesalahan."
"Lorenzo punya kecepatan, pengalaman, dan determinasi. Saya akan menjagokan Lorenzo, karena dia punya kecepatan murni. Tapi, dalam balap motor, semuanya bukan hanya masalah kecepatan," tegas Rainey.
Rainey juga tidak menutup peluang juara bertahan, Marc Marquez, yang saat ini masih tertinggal 52 poin dari Lorenzo dan Rossi.
"Yamaha akan berusaha sekuat mungkin agar Marquez tidak kembali ke persaingan. Tapi, jangan kesampingkan Marquez. Jika Marquez secara matematis tidak bisa mengejar, maka di baru akan menyerah," ucap Rainey. (har/har)