Namun, Mayweather selalu mengabaikannya dan bahkan memilih Andre Berto sebagai lawan pada pertarungan terakhirnya. Padahal Khan dan Berto berlatih di sasana yang sama dan memiliki pelatih yang sama, yaitu Virgil Hunter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena walaupun ia (Pacquiao) kalah oleh Mayweather, Anda dapat menyebut Pacquiao lelaki sejati karena jelas ia membuktikan dirinya kalah secara terhormat. Sementara Mayweather terus kabur," kata Khan seperti dikutip dari Boxing Scene, Jumat (18/9).
Khan sendiri merasa bahwa Mayweather baru mau melawan Pacquiao setelah sang petinju Filipina terlalu tua untuk bertarung seperti di masa kejayaannya.
"Pertarungan Pacquiao-Mayweather terjadi setelah enam tahun dari yang seharusnya ketika pertandingan itu masih 50-50."
"Mayweather adalah laki-laki yang pintar, ia menunggu dan menunggu sampai Pacquiao tua," ucap Khan.
Ini bukan kali pertama Khan coba membuat telinga Mayweather panas. Sebelumnya Khan pernah mengatakan Mayweather takut kepadanya sehingga tak mau bertanding.
Khan yang mengalahkan Chris Algieri pada Juni lalu, gagal bertanding melawan Maywather yang pada 12 September lalu baru saja mengandaskan Berto.
Lewat kemenangan itu Mayweather mengakhiri kariernya dengan rekor kemenangan 49 kali dan belum pernah kalah. Setelah pertarungan, Mayweather mengumumkan bahwa ia tidak akan pernah naik ring lagi. (vws)