"Pada awalnya Anda mungkin tidak dapat mempercayai hal ini. Papis sangat percaya takhayul dan merasa yakin dengan kutukan (yang melekat di dirinya) itu," ujar sumber Daily Mirror.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, agen Cisse, Madou Diene, tak menyanggah ataupun membenarkan aksi pemainnya tersebut. Pasalnya, Diene merasa tumpulnya penyerang berusia 30 tahun itu di depan gawang lebih disebabkan oleh faktor psikologis.
Kendati merupakan salah satu liga paling kompetitif di dunia, Liga Primer memang tak lepas dari hal-hal berbau takhayul.
Pemain sayap Bournemouth, Max Fradel, misalnya. Pemain berusia 27 tahun yang mengalami cedera otot ligamen Agustus silam merasa dirinya terkena sihir saat keluarganya berlibur di Pantai Gading.
Selain itu, mantan penyerang Tottenham Hotspur, Emmanuel Adebayor, juga sempat mengklaim dirinya dikutuk oleh keluarganya.
Namun, apapun yang terjadi, suporter The Magpies jelas berharap ritual yang dilakukan oleh Cisse dan Tiote itu akan membuahkan hasil. Pasalnya, Newcastle yang terpuruk di dasar klasemen sementara memang membutuhkan suntikan energi baru untuk keluar dari zona degradasi. (ptr/ptr)